Ilustrasi. MAKASSARMETRO – Banyak toko ritel di wilayah Indonesia timur yang tutup karena terdampak pandemi Covid-19. Toko yang tutup ini biasanya milik pengusaha UMKM atau pengusaha lokal.

“Banyak (swalayan) yang tutup di Indonesia Timur,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy N Mandey, dikutip dari Merdeka, Senin (9/11/2020).

Toko ritel lokal ini biasanya bergerak sendiri-sendiri. Mereka sudah tidak lagi bisa bertahan karena kehabisan modal dan berakhir dengan gulung tikar.
Ada setidaknya 40 persen toko ritel di Indonesia timur tutup karena daya beli masyarakat menurun. Kondisi ini terjadi juga dipicu dari penempatan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di bank yang belum bisa diakses para pelaku usaha di daerah.
Mereka masih mengalami kesulitan mendapatkan pembiayaan sehingga akhirnya gulung tikar. “Dana PEN yang disalurkan ke bank ini mereka tidak kebagian. Untuk jalankan ritel kan butuh modal kerja,” kata dia.
Selain itu, pengusaha ritel modern di daerah juga belum mendapatkan akses permodalan yang disubsidi pemerintah. Selama ini pembiayaan pengusaha ritel lokal masih menggunakan pinjaman konvensional.
Di mana, bunga pembiayaan masih sekitar 10-12 persen. Hal tersebut membuat peritel lokal tidak mampu melanjutkan usaha di masa pandemi ini.
“Maka ketika harus tetap buka, Mereka sangat tergopoh-gopoh. Kalau harus ekspansi modalnya sudah terpakai,” tuturnya. (*)
Sumber: Merdeka
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12
Pemkot Makassar Perkuat Akurasi DTSEN, Pastikan Program Sosial Tepat Sasaran.
Selasa, 13 Oktober 2026 10:09