Usaha Tetap Tumbuh di Tengah Pandemi
MAKASSARMETRO – Pandemi Covid-19 membuat para
pelaku usaha dituntut kreatif. Tidak terkecuali
Perseroan Daerah (Perseroda) Sulsel. Mereka justru
tumbuh di tengah pandemi.
Ini terungkap dalam Focus Group Discussion
(FGD) bertema “Strategi Pelaku Usaha di Tengah
Pandemi” di Graha Pena Makassar, Jumat
(11/12/2020). “Memang ada yang menurun, seperti
pendapatan perparkiran. Akan tetapi, ada usaha
yang justru tumbuh,” jelas Direktur Utama Perseroda
Sulsel, Taufik Fachruddin.
Usaha yang dimaksud adalah Unit
Pengolahan Limbah B3 rumah sakit. Menurut Taufik,
pada awal pandemi Covid-19 limbah B3 dari rumah
sakit justru berlimpah. Terutama masker dan yang
terkait dengan alat pelindung diri bagi petugas
kesehatan.
“Waktu awal pandemi, limbah B3 tidak
boleh berada di rumah sakit lebih dari tiga hari.
Aktivitas kami pun meningkat, otomatis pendapatan
meningkat,” beber Taufik.
Terkait penerapan protokol kesehatan di
lingkungan kerjanya, Taufik menegaskan bahwa itu
tidak bisa ditawar-tawar. Wajib menerapkan 3M:
memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci
tangan. “Kami selalu salat berjemaah di kantor
dengan menjaga jarak,” sebutnya.
Manajer GA PT Huadi Nickel Alloy
Indonesia, Lily Dewi Candinegara, mengatakan
bahwa pandemi tidak menghalangi perusahaannya
untuk beroperasi. Bahkan saat ini justru menambah
enam tungku dengan investasi Rp6,5 triliun.
Lily memastikan semua pekerjanya aman,
karena menerapkan protokol kesehatan 3M. Bahkan
Lily menyebut bahwa perusahaannya membantu
masyarakat dengan membagikan ribuan masker dan
alat pelindung diri lainnya. (din)