Rudy Djamaluddin. MAKASSARMETRO – Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, bisa saja mengambil langkah untuk memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) lagi. Hal ini andai pemberlakuan jam malam tidak efektif dalam mencegah penularan COVID-19.

Rudy menjelaskan, kebijakan paling ekstrem dalam mengendalikan pandemi COVID-19 di Kota Makassar, yakni memberlakukan PSBB.

Hanya, Rudy tidak ingin pergerakan ekonomi di Kota Makassar ikut melemah akibat PSBB. Sehingga, Pemkot Makassar hanya memutuskan membatasi jam operasional pelaku usaha hingga pukul 19.00 Wita.
“Jadi yang bisa kita lakukan adalah bagaimana menekan semaksimal mungkin potensi yang bisa memperparah tingkat penularan,” kata Rudy, Rabu (6/1/2021).
Kebijakan jam malam berlaku hingga 11 Januari nanti. Namun, bukan tidak mungkin kebijakan yang sudah diterapkan sejak 24 Desember lalu itu disetop dan tidak dilanjutkan.
Sementara ini, kata Rudy, jam malam merupakan salah satu kebijakan terbaik pemkot dalam mengendalikan penyebaran COVID-19.
“Ini kebijakan terbaik, tapi kita akan kaji terus dari hari ke hari bagaimana efektivitasnya. Kalau tidak efektif ngapain, ini yang kita pantau terus,” terangnya.
Tidak hanya tempat usaha, fasilitas umum hingga tempat wisata juga ditutup sementara. Tujuannya untuk menghindari terjadinya kerumunan yang berpotensi penularan.
Apalagi menurutnya, berkumpul di tempat umum ataupun tempat wisata bukan menjadi kewajiban dan tidak akan melumpuhkan pergerakan ekonomi.
“Potensi kecil ini yang bisa kota toleransi, kalau bisa ditekan kita tekan dulu. Karena ada juga potensi yang tidak bisa kita tekan karena akan melumpuhkan ekonomi, makanya kita batasi cuma sampai jam 7 malam,” papar dia. (*)
Pemkot Makassar Perdana Terlibat, Munafru: MIWF 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Kreatif Global
Selasa, 12 Mei 2026 16:53
Disetujui Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut
Selasa, 12 Mei 2026 16:39
Korban Geng Motor di Ablam Dirawat GRATIS di RS Daya, Pemkot Makassar Tanggung Biaya
Senin, 11 Mei 2026 23:08
Wali Kota Makassar Terima Penghargaan Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
Sabtu, 09 Mei 2026 00:04
“Dari Literasi ke Aksi”, Pemkot Makassar Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Keuangan Nyata
Kamis, 07 Mei 2026 20:44
SPMB Makassar 2026 Resmi Dibuka, Disdik Siapkan Sistem Transparan dan Anti Manipulasi
Kamis, 07 Mei 2026 20:40
Bukti Kerja Kolaboratif, Makassar Masuk Elite Kota Toleran Indonesia
Rabu, 06 Mei 2026 21:16
Pemkot Makassar Susun Roadmap Terintegrasi Penanganan ODGJ Berbasis Kolaborasi
Rabu, 06 Mei 2026 21:02