Andai Jam Malam Tak Mempan Tekan COVID-19, Pemkot Makassar Bisa Saja Berlakukan PSBB Lagi

Rabu, 06 Januari 2021 14:38 WITA Reporter : Nurul Rahmatun Ummah
Andai Jam Malam Tak Mempan Tekan COVID-19, Pemkot Makassar Bisa Saja Berlakukan PSBB Lagi Rudy Djamaluddin.

MAKASSARMETRO – Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, bisa saja mengambil langkah untuk memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) lagi. Hal ini andai pemberlakuan jam malam tidak efektif dalam mencegah penularan COVID-19.

Rudy menjelaskan, kebijakan paling ekstrem dalam mengendalikan pandemi COVID-19 di Kota Makassar, yakni memberlakukan PSBB.

Hanya, Rudy tidak ingin pergerakan ekonomi di Kota Makassar ikut melemah akibat PSBB. Sehingga, Pemkot Makassar hanya memutuskan membatasi jam operasional pelaku usaha hingga pukul 19.00 Wita.

“Jadi yang bisa kita lakukan adalah bagaimana menekan semaksimal mungkin potensi yang bisa memperparah tingkat penularan,” kata Rudy, Rabu (6/1/2021).

Kebijakan jam malam berlaku hingga 11 Januari nanti. Namun, bukan tidak mungkin kebijakan yang sudah diterapkan sejak 24 Desember lalu itu disetop dan tidak dilanjutkan.

Sementara ini, kata Rudy, jam malam merupakan salah satu kebijakan terbaik pemkot dalam mengendalikan penyebaran COVID-19.

“Ini kebijakan terbaik, tapi kita akan kaji terus dari hari ke hari bagaimana efektivitasnya. Kalau tidak efektif ngapain, ini yang kita pantau terus,” terangnya.

Tidak hanya tempat usaha, fasilitas umum hingga tempat wisata juga ditutup sementara. Tujuannya untuk menghindari terjadinya kerumunan yang berpotensi penularan.

Apalagi menurutnya, berkumpul di tempat umum ataupun tempat wisata bukan menjadi kewajiban dan tidak akan melumpuhkan pergerakan ekonomi.

“Potensi kecil ini yang bisa kota toleransi, kalau bisa ditekan kita tekan dulu. Karena ada juga potensi yang tidak bisa kita tekan karena akan melumpuhkan ekonomi, makanya kita batasi cuma sampai jam 7 malam,” papar dia. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Corona Makassar
  2. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca