Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin. MAKASSARMETRO – Pembatasan jam operasional di Kota Makassar berakhir. Akan tetapi, Pemerintah Kota Makassar belum menentukan langkah lanjutan, termasuk menempuh pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Ini sementara kita kaji. Sebentar siang akan saya koordinasikan dengan teman-teman epidemolog bagaimana efektivitas dari pembatasan kita,” kata Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, Senin (11/1/2021).

Kota Makassar sudah menerapkan pembatasan jam operasional selama dua pekan terakhir. Jika efektivitas jam malam memberikan hasil baik dalam menekan kasus COVID-19, langkah ini layak dilanjutkan.
“Kalau memang efektivitasnya bagus tentu layak kita teruskan,” ucap Rudy.
Akan tetapi, jika efektivitas pembatasan jam operasional tak memberikan hasil signifikan, akan dicari formulasi baru.
“Langkah-langkah baru yang lebih baik. Itu yang akan kita diskusikan, mudah-mudahan bisa segera kita putuskan apa yang akan kita lakukan terkait upaya kita mengendalikan COVID-19 yg masih meninggi,” bebernya. (*)
Kategori Tertinggi EPPD, Appi Beber Kunci Sukses Makassar Raih Kinerja Terbaik dari Kemendagri
Rabu, 29 April 2026 19:19
Kota Makassar Kian Menggeliat, Mal Ratu Indah Dikembangkan Jadi Kawasan Mixed-Use Modern
Rabu, 29 April 2026 19:14
Di Hari Otda 2026, Kota Makassar Sabet Penghargaan Nasional Kinerja Pemerintahan Terbaik
Senin, 27 April 2026 21:07
Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Tinjau Jumat Bersih di Dua Kecamatan
Jumat, 24 April 2026 20:38
Bongkar Mandiri Lapak di Kawasan SMKN 4 Bontoala, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak
Kamis, 23 April 2026 19:32
Gebrakan Munafri: Pangkas Perjalanan Dinas Rp60 Miliar, dan Setop Pengadaan Randis Baru
Kamis, 23 April 2026 11:02