Dewan Dukung Pembelajaran Sistem Blended Gagasan Dinas Pendidikan Makassar

25 Jan 2021 13:18
Author: Redaksi MakassarMetro
Irwan Djafar.

MAKASSARMETRO – Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, Irwan Djafar, menilai sistem pembelajaran Blended learning yang digagas Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar merupakan langkah tepat. Mengingat pembelajaran secara daring berjalan tidak optimal.

Menurut legislator Partai NasDem ini, dengan adanya sistem tersebut mampu menghidupkan kebiasaan lama siswa. Semisal bangun pagi.

“Pasti tingkat penerimaan siswa antara daring dan luring berbeda. Jadi kita minta memang ini pemerintah cari solusi-solusi seperti ini. Ini bisa jadi solusi bagaimana pendidikan digelar sambil menghindari peningkatan kasus COVID-19,” kata Irwan, Senin (25/1/2021).

Dia mengharapkan pembelajaran, blended menjadi langkah awal dalam menggelar pembelajaran luring secara keseluruhan agar pendidikan di Makassar kembali optimal.

“Memang gagasan ini, kalau saya memang perlu, kita setuju aja, kita mau melihat pendidikan ini baik, ini kan banyak masalah kemarin (daring),” terang Irwan.

Sementara itu, Anggota DPRD Makassar dari Partai PDIP, Al Hidayat Syamsu, mengingatkan pemerintah jangan terlalu terburu-buru dalam menggelar kembali rencana pembelajaran tatap muka melalui sistem blended.

“Pemerintah tidak boleh bertaruh dengan situasi saat ini, lebih baik menghindari ketidakpastian yang berisiko untuk menghindari adanya korban,” ujar Hidayat.

Hidayat menjelaskan bisa saja pembelajaran sistem blended dilaksanakan, tetapi harus penuh kesiapan dari dinas terkait.

“Yah, bisa saja kalau mau, tapi apa yang kita sampaikan kemarin kesiapannya itu harus ada dulu, semisal jaminan keamanan dan sebagainya,” ucapnya. (*)

Dinas Pendidikan MakassarDPRD Makassar

Berita Terkini