Jamuan makan malam bersama peserta Rapat Kerja Daerah III BPD PHRI Sulsel di Baruga Anging Mammiri, rumah jabatan Wali Kota Makassar, Sabtu (5/2/2022). MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, mengajak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan untuk berkolaborasi menangkal gelombang Covid-19 varian Omicron sembari menumbuhkan perekonomian.

Hal ini disampaikan Danny Pomanto saat jamuan makan malam bersama peserta Rapat Kerja Daerah III BPD PHRI Sulsel di Baruga Anging Mammiri, rumah jabatan Wali Kota Makassar, Sabtu (5/2/2022).

Salah satu permintaan Danny Pomanto yakni kegiatan atau event yang menghadirkan banyak orang dalam satu waktu agar tidak diadakan serta harus tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan.
“Saya meminta agar tidak membuat acara yang bisa memacu dan memicu kerumunan. Kalaupun ada harus betul-betul taat prokes (protokol kesehatan),” ujar Danny Pomanto.
Peran PHRI bagi Makassar, kata Danny, memiliki porsi yang besar untuk menumbuhkan kembali perekonomian yang lesu akibat pandemi selama dua tahun terakhir.
Bagaimana tidak, keberadaan hotel memerankan posisi penting di Kota Makassar yang mengandalkan wisata Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition (MICE).
“Saya sudah komitmen sama PHRI, kasih bagus servis saya datangkan orang, orang akan datang kalau ada magnetnya, tahun ini Makassar siap menjadi tuan rumah tiga event internasional, ada nanti pertemuan arsitek se-ASEAN,” terang Danny.
Senada dengan Danny, Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, menyebut tumbuhnya hotel dan restoran bukan semata-mata perkara okupansi, tetapi dapat menyokong tumbuhnya usaha kecil lainnya.
“Semua usaha bisa bergerak dan tumbuh jika okupansi hotel naik. Beberapa contohnya adalah pedagang sayur, pedagang ikan, pedagang oleh-oleh dan sebagainya. Pedagang sayur misalnya dapat tumbuh karena di hotel membutuhkan sayur untuk dihidangkan. Dengan bertumbuhnya hotel, maka pemerintah juga dapat menarik pajak lebih banyak,” papar Anggiat.
Berbagai sendi-sendi usaha yang mampu terbangun dengan bangkitnya perhotelan dan restoran, Anggiat berharap pemerintah terus membantu kemajuan okupansi hotel.
“Kami berharap pemerintah memberikan bantuan. Apakah misalnya memungkinkan pemerintah bisa fokus melakukan business to business dengan maskapai penerbangan yang belakangan semakin menurun jumlahnya. Karena semakin besar penerbangan, maka makin banyak pula okupansi,” ucapnya. (*)
Di Forum RUU Pangan, Munafri Tawarkan Solusi Smart Green House ke DPR
Jumat, 05 Juni 2026 22:06
Dukung Stadion Untia, PIP Serahkan Aset ke Pemkot Makassar
Jumat, 05 Juni 2026 21:03
Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Kaji TPP ASN dan Skema Pengupahan PJLP
Kamis, 04 Juni 2026 20:45
Baznas RI Kawal Seleksi Capim Baznas Makassar, Fokus pada Kompetensi dan Integritas
Kamis, 04 Juni 2026 19:42
SK Jangan Disekolahkan, Pesan Wali Kota Saat Lantik 167 PNS Pemkot Makassar
Rabu, 03 Juni 2026 21:55
Pertamina Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juni 2026, Ini Rinciannya
Senin, 01 Juni 2026 23:37
Hari Lahir Pancasila, Munafri-Aliyah Ajak Warga Makassar Hidupkan Nilai Kebangsaan
Senin, 01 Juni 2026 20:19
Makassar Half Marathon 2026 Dongkrak Ekonomi Kota, Hotel hingga UMKM Kebanjiran Rezeki
Minggu, 31 Mei 2026 21:32