TKD Dipangkas Rp502 Miliar, BPKAD Makassar Pangkas Program Nonprioritas

Jumat, 10 Oktober 2025 20:34 WITA Reporter : Makassarmetro
TKD Dipangkas Rp502 Miliar, BPKAD Makassar Pangkas Program Nonprioritas

MAKASSARMETRO, MAKASSAR – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Makassar menyusun strategi menghadapi pemotongan dana transfer pusat ke daerah (TKD). Makassar mendapat pengurangan TKD sebesar Rp502 miliar dari total alokasi Rp2,46 triliun pada 2025.

Kepala Badan Pengelola Anggaran dan Keuangan Daerah (BPKAD) Makassar, M Dakhlan, menyampaikan TAPD telah menyisir pos anggaran yang akan diefisiensi. Seluruh program nonprioritas akan dihapus dari APBD Pokok 2026.

“Rp502 miliar (TKD dipotong), TAPD sudah menyisir kegiatan yang kita anggap tidak prioritas, sementara kita hold, kita hapus,” ucap Dakhlan di Balai Kota Makassar, Jl Jenderal Ahmad Yani, Senin (13/10/2025).

Pemkot hanya mengakomodasi program prioritas Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.

Pemotongan Rp502 miliar dinilai sangat besar dan berdampak pada belanja modal, termasuk infrastruktur.

Untuk sektor infrastruktur, Pemkot memprioritaskan pembangunan wilayah kepulauan.

Fasilitas yang akan dibangun meliputi layanan pendidikan, perbaikan layanan kesehatan, dan dermaga penyeberangan antar pulau. “Yang menurut kita tidak terkait dengan program prioritas (dihilangkan). Kalau dibilang penting iya, tapi kan ada kegiatan program prioritas Pak Wali yang kita utamakan,” tuturnya.

Belanja organisasi perangkat daerah lingkup Pemkot Makassar juga terkena imbas.

Saat ini, TAPD tengah merampungkan draft rancangan anggaran dan program untuk 2026. “Tinggal kita fixkan hasilnya lalu dilaporkan ke Pak Sekda dan Pak Wali. Tinggal tunggu waktu, kemungkinan minggu ini bisa diselesaikan,” ujarnya. (*)

Topik berita Terkait:
  1. BPKAD Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca