MAKASSARMETRO– Kesibukan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) kota Makassaar melakukan Monitoring dan evaluasi (Monev) Kota Layak Anak (KLA) 2015 – 2016 berbasis website mendapat tantangan.

Seperti yang nampak hari ini, DPPPA Makassar mendapatkan sekaligus tiga aduan, Rabu (22/3), Pukul 13.00 Wita. Pertama, aduan fedofilia, pelecehan seksual anak, dan pemerkosaan dengan lima laki – laki.

Kepala DPPPA Makassar Tenri A. Palallo yang baru saja tiba di Kantor Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Jalan Anggrek No. 23 langsung membagi tim.
Kabid Perlindungan Perempuan Hafidah Jalante ditugasi membagi tim dengan cepat agar ketiga kasus tertangani dengan cepat. Tim satu dengan melibatkan tim reaksi cepat atau Satgas mengurus korban dengan mengantarnya ke Polrestabes Makassar.
Tim dua ke Polsek Tallo untuk penangguhan penanganan perempuan dua anak yang tersangkut kasus penggelapan, dan tim tiga menyiapkan pemeriksaan kesehatan dari home care karena kasus sodomi.
Tenri yang masih berada di ruang data penginputan indikator KLA bersama Kabid Perlindungan Anak Achi Soelaeman dengan sigap memantau perkembagan ketiga tim yang diturunkan. Berbarengan dengan itu, Tenri bersama tim juga memasukkan data indikator KLA berbasis website.
Sesekali terdengar teriakan kegirangan dari ruang penginputan karena kebutuhan pengisian pertanyaan indikator KLA terpenuhi sesuai target dari Dinas Pendidikan kota Makassar.
Hasil monev angka terkumpul hanya 30 point, beberapa jawaban tidak dilengkapi dengan data, karenanya Tenri secara khusus bertemu dengan Kadis Pendidikan Ismunandar, lengkap dengan sekertaris dan kabidnya.
Kabid Hidayat bertindak sebagai penghubung untuk memastikan bukti pertanyaan tersedia. “Isian KLA saya sudah tembus angka 500 point, sesuai target setelah sepekan pengisian,” kata Tenri.
Point tersebut sumbangsih dari Dinas Kesehatan, Catatan Sipil, camat dan lurah, Keuangan, Bagian Hukum, Bappeda, Perpustakaan, PKK, dunia usaha, Sinsos, DLHD, Disnaker, NGO/Ormas, dan media,
“Saya masih berusaha kejar 300 point agar predikat KLA langsung madya, “ pungkas Tenri saat dihubungi, Rabu (23/3)
Pemkot Makassar Bantah Informasi Liar Terkait Isu Rp10 Miliar Makan dan Minum
Sabtu, 16 Mei 2026 22:07
Munafri Paparkan Peran Makassar Creative Hub sebagai Penguat Ekosistem Industri Kreatif di MIWF 2026
Sabtu, 16 Mei 2026 21:40
Pemkot Makassar Perkuat Dukungan MIWF 2026, Wujudkan Kolaborasi Global dan Ekosistem Sastra Inklusif
Jumat, 15 Mei 2026 19:29
Pemkot Makassar Perdana Terlibat, Munafru: MIWF 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Kreatif Global
Selasa, 12 Mei 2026 16:53
Disetujui Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut
Selasa, 12 Mei 2026 16:39
Korban Geng Motor di Ablam Dirawat GRATIS di RS Daya, Pemkot Makassar Tanggung Biaya
Senin, 11 Mei 2026 23:08
Wali Kota Makassar Terima Penghargaan Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
Sabtu, 09 Mei 2026 00:04
“Dari Literasi ke Aksi”, Pemkot Makassar Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Keuangan Nyata
Kamis, 07 Mei 2026 20:44