MAKASSARMETRO– Camat Mamajang Fadly Wellang saat ditemui di sela-sela acara Ramah Tamah Dinas Perdagangan dan Dekranasna Kota Makassar Bersama Perajin Tenun di DP Hall mengatakan bahwa wilayahnya siap dijadikan lokasi workshop atau pelatihan tenun berbasis home industry. Sabtu (8/4/2017).

“Ketersediaan alat pintal benang dan alat tenun di Mamajang, bukan berarti kecamatan lain tidak boleh untuk menggunakannya,” terang Fadly Wellang.

Dia menambahkan, ketersediaan alat tersebut di Kelurahan Parang Kecamatan Mamajang, merupakan atas permintaan warga yang antusias, sehingga Bidang Industri Dinas Perdagangan Kota Makassar menitipkan alat tersebut sekaligus melakukan pembinaan.
“Karena masih dalam tahap belajar, kami belum bisa memastikan kapasitas produksi maksimal. Namun jikalau sudah mahir, insyaa Allah bisa memproduksi 25 meter kain tenun perhari,” jelasnya.
Namun, Fadly melanjutkan, mengingat alat tersebut tidak menggunakan mesin sehingga kuantitas produksinya berbeda dengan yang mesin, sehingga untuk menjadi kawasan kerajinan tenun masih jauh. Sebab perlu diperhitungkan juga biaya produksi yang dibutuhkan dan permintaan pasar nantinya harus sebanding dengan alat produksi yang dimiliki.
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12
Pemkot Makassar Perkuat Akurasi DTSEN, Pastikan Program Sosial Tepat Sasaran.
Selasa, 13 Oktober 2026 10:09