MAKASSARMETRO– Camat Mamajang Fadly Wellang saat ditemui di sela-sela acara Ramah Tamah Dinas Perdagangan dan Dekranasna Kota Makassar Bersama Perajin Tenun di DP Hall mengatakan bahwa wilayahnya siap dijadikan lokasi workshop atau pelatihan tenun berbasis home industry. Sabtu (8/4/2017).

“Ketersediaan alat pintal benang dan alat tenun di Mamajang, bukan berarti kecamatan lain tidak boleh untuk menggunakannya,” terang Fadly Wellang.

Dia menambahkan, ketersediaan alat tersebut di Kelurahan Parang Kecamatan Mamajang, merupakan atas permintaan warga yang antusias, sehingga Bidang Industri Dinas Perdagangan Kota Makassar menitipkan alat tersebut sekaligus melakukan pembinaan.
“Karena masih dalam tahap belajar, kami belum bisa memastikan kapasitas produksi maksimal. Namun jikalau sudah mahir, insyaa Allah bisa memproduksi 25 meter kain tenun perhari,” jelasnya.
Namun, Fadly melanjutkan, mengingat alat tersebut tidak menggunakan mesin sehingga kuantitas produksinya berbeda dengan yang mesin, sehingga untuk menjadi kawasan kerajinan tenun masih jauh. Sebab perlu diperhitungkan juga biaya produksi yang dibutuhkan dan permintaan pasar nantinya harus sebanding dengan alat produksi yang dimiliki.
Pertamina Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juni 2026, Ini Rinciannya
Senin, 01 Juni 2026 23:37
Hari Lahir Pancasila, Munafri-Aliyah Ajak Warga Makassar Hidupkan Nilai Kebangsaan
Senin, 01 Juni 2026 20:19
Makassar Half Marathon 2026 Dongkrak Ekonomi Kota, Hotel hingga UMKM Kebanjiran Rezeki
Minggu, 31 Mei 2026 21:32
Wali Kota Makassar Ikut Finish Bersama Ribuan Runners 10K MHM 2026
Sabtu, 30 Mei 2026 21:24
MHM 2026 Hidupkan Perputaran Ekonomi dan Support UMKM di Makassar
Sabtu, 30 Mei 2026 20:03
Iduladha 2026, Pemkot Makassar Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat dan Cleaning Service
Kamis, 28 Mei 2026 18:14