somberena parlementa

Cegah Penyalahgunaan Napza, Dispora Gelar Diskusi Bahaya Napza Bagi Anak Muda Makassar

Kamis, 27 April 2017 15:51 WITA Reporter :
Cegah Penyalahgunaan Napza, Dispora Gelar Diskusi Bahaya Napza Bagi Anak Muda Makassar

MAKASSARMETRO– Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar menggelar Diskusi Ilmiah Tentang Berbagai Isu Kepemudaan di Hotel Ramayana, jln. Gunung Bawakaraeng. Kamis (27/4/2017). Diskusi ini menghadirkan perwakilan pemuda dari kecamatan se Makassar.

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kota Makassar, Azhar Anwar mengatakan bahwa kegiatan ini digelar sebanyak 2 kali yang membahas isu-isu yang sangat erat kaitannya dengan kepemudaan.

“Diskusi pertama membahas tentang Bahaya Napza (Narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya) bagi Anak Mudana Makassar dan Rabu mendatang (3/5/2017) akan membahas Pemuda dan Sosial Media,” terang Azhar Anwar.

Kadispora Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin memaparkan bahwa diskusi ini bertujuan untuk membentuk pemuda-pemuda Makassar menjadi agen pembangunan khusunya mempelopori pencegahan penyalahgunaan Napza di wilayah masing-masing.

“Bahaya penyalahgunaan Napza meliputi banyak aspek mulai dari kesehatan, sosial, ekonomi, hukum bahkan ketahanan nasional. Mengingat secara demografis, 40% dari populasi di Makassar adalah usia pemuda, sehingga berpotensi besar disasar sebagai target peredaran narkoba,” ungkap Achmad Hendra Hakamuddin.

Terkait ketahanan nasional dan penyalahgunaan Napza, Achmad Hendra menerangkan lebih lanjut bahwa kekuatan militer Indonesia berada di peringkat 15 dunia sehingga oknum tertentu berusaha menginvasi Indonesia melalui Napza. Dalam perkembangannya, hasil temuan BNN beberapa tahun belakangan terdapat 48 jenis narkoba baru.

“Yang jelas kami menginginkan anak mudana Makassar menghindari dan mencegah penyalahgunaan Napza serta berkegiatan secara positif,” harap Achmad Hendra.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Novita Kumala Sari selaku akademisi, Sofyan selaku pemerhati penyalahgunaan Napza, BNN Provinsi Sulsel, Jamaluddin. Hadir pula praktisi pengusaha, Taufik Haris dan Syahril Syam yang juga penulis. Acara ini diisi oleh band lokal, Makassar Uye yang juga sebagai pelopor Makassar Anti Begal.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca