MAKASSARMETRO– Bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang kondisi perekonomian Kota Makassar Januari-Juli 2017, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar menggelar Workshop Review Perekonomian Makassar Semester I 2017 di Makassar Golden Hotel, jln. Pasar Ikan. Kamis (13/7/2017).

Ketua Pelaksana, Asfat menyampaikan sasaran kegiatan ini sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan bagi semua stakeholder daerah.

“Peserta yang terdiri dari SKPD lingkup kota Makassar dan pelaku usaha dapat menjadikan data dan informasi mengenai kondisi perekonomian sebelum memutuskan sebuah kebijakan,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten II Pemkot Makassar, Kusaiyyeng yang juga membuka kegiatan ini, memaparkan betapa pentingnya kegiatan ini mengingat tantangan pembangunan daetah yang semakin besar.
“Sebagai catatan, selama lima tahun terakhir, perlambatan ekonomi global secara tidak langsung mempengaruhi perekonomian nasional,” kata Kusaiyyeng, yang didampingi Kepala Bappeda, Andi iriani Khadijah Ridwan.
“Oleh karenanya perlu penting bagi kita untuk menjadikan bahan prtimbangan agar perekonomian regional Kota Makassar tidak terpengaruh secara signifikan dari situasi teraebut,”, lanjutnya.
Appi Tegaskan Komitmen Wujudkan Makassar Kota Ramah Anak di Hari Anak Nasional 2026
Minggu, 02 Agustus 2026 18:54
Pilah Sampah Berlaku 1 Agustus, DLH Makassar Beri Waktu Tiga Bulan Sebelum Terapkan Sanksi
Jumat, 31 Juli 2026 22:18
Wali Kota Makassar Tinjau Lokasi Kebakaran di Tallo Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Jumat, 31 Juli 2026 20:16
Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman
Jumat, 31 Juli 2026 11:12
TPA Tamangapa Hanya Terima Residu, Peneliti Sampah Perkotaan Ajak Warga Makassar Mulai Memilah
Kamis, 30 Juli 2026 17:55
Tindaklanjuti Aduan Lontara Plus, Satgas Drainase PU Makassar Normalisasi Saluran Kanal
Kamis, 30 Juli 2026 15:01
Spanduk ‘Kami Muak Prabowo’ Membentang di Flyover Makassar, Jurnalis dan OMS Bersikap
Selasa, 28 Juli 2026 18:29
PN Makassar Batal Konstatering Lahan Sengketa di Maricaya Baru
Selasa, 28 Juli 2026 10:11