MAKASSARMETRO– Penyelenggaran kegiatan ibadah umrah yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memang belum terealisasi sejauh ini. Sehingga sedikitnya 75 pemenang undian umrah belum diberangkatkan ke tanah suci.

Dengan demikian Pemkot Makassar kembali akan melakukan lelang tender melalui LayananPengadaan Sistem Elektronik (LPSE) dengan total anggaran kurang lebih Rp4 miliar.

Unit Layanan Pengadaan (ULP) menunggu koordinasi dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kota Makassar.
“Kami menunggu persetujuan bagian kesra, sudah disampaikan hasilnya. Kalau mereka menginginkan kita tender, kita lakukan lagi,” kata Kasubag Pelaksanaan Pengadaan Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa, Surahman.
Dia mengakui jika kegiatan ibadah umrah ke tanah suci mengalami kendala saat lelang tender berlangsung sejauh ini. Sejumlah perusahaan yang memasukkan dokumen penawaran dianggap tidak memenuhi syarat administrasi.
Olehnya itu tidak ada satu pemenang lelang tender yang ditetapkan. ULP sendiri pun telah melakukan tiga kali proses lelang untuk memperoleh pemenang.
“Kendalanya perusahaan yang memasukkan tawaran tidak memenuhi syarat, jadi gagal lagi. Kurang lebih tiga perusahaan masukkan penawaran. Masalah administrasi saja, ada penawarannya tidak mengikuti deal of kuantity yang ada di dokumen pengadaan, ada juga belum membuktikan bukti booking sit, begitu begituji kendalanya,” terang Surahman.
Lelang tender, kata dia, masih bisa dilakukan hingga pertengahan November akan datang. “Bisa dilakukan lelang, kan lelang paling lama tiga minggu dilakukan. Kalau kesra siap minggu ini sampai minggu kedepannya lagi masih bisa sampai pertengahan November, bisaji karena waktu umrah cuman sembilan hari ji,” jelasnya.
Sementara Kepala Bagian Kesra, Aswis Badwi menyatakan akan mempercepat realisasi kegiatan ibadah umrah ini.
Dalam sepekan ini kembali akan dilakukan lelang tender.”Saya lagi berusaha, sudah ketemu kepala badan, tunggu-tunggu satu minggu ini. Tahun ini saya usahakan, tinggal tunggu pemenangnya saja,” ujarnya.
Terkait dengan adanya pemberitaan jika anggaran tersebut disalahgunakan atau dibagi-bagi ke pejabat lingkup Pemkot Makassar, dia menampiknya. Anggaran tersebut masih utuh.”Anggaran masih utuh, kita tinggal tunggu lelangnya bagaimana.
Tidak benar itu kalau dibagi atau dialihkan itu anggarannya, ini ibadah ke tanah suci,” tandas Aswis.
Sekadar diketahuiundian umrah gratis tersebut dicanangkan sejak Ramadan 2016 lalu. Adapun pemenangnya berasal dari pegawai honorer hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkot Makassar.
Kategori Tertinggi EPPD, Appi Beber Kunci Sukses Makassar Raih Kinerja Terbaik dari Kemendagri
Rabu, 29 April 2026 19:19
Kota Makassar Kian Menggeliat, Mal Ratu Indah Dikembangkan Jadi Kawasan Mixed-Use Modern
Rabu, 29 April 2026 19:14
Di Hari Otda 2026, Kota Makassar Sabet Penghargaan Nasional Kinerja Pemerintahan Terbaik
Senin, 27 April 2026 21:07
Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Tinjau Jumat Bersih di Dua Kecamatan
Jumat, 24 April 2026 20:38
Bongkar Mandiri Lapak di Kawasan SMKN 4 Bontoala, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak
Kamis, 23 April 2026 19:32
Gebrakan Munafri: Pangkas Perjalanan Dinas Rp60 Miliar, dan Setop Pengadaan Randis Baru
Kamis, 23 April 2026 11:02