Penyusunan Masterplan Sombere And Smart City Memasuki Tahap Akhir

Kamis, 02 November 2017 14:52 WITA Reporter :
Penyusunan Masterplan Sombere And Smart City Memasuki Tahap Akhir

MAKASSARMETRO– Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar Bimbingan Teknis Masterplan Makassar Sombere & Smart City di Hotel Ramedo, jln. Andi Djemma. Kamis (2/11/2017).

Kegiatan ini digelar atas kerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI sebagai implementasi Gerakan 100 Smart City yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat di Kota Makassar, pada 22 mei 2017 lalu.

Bimtek yang digelar selama dua hari ini diikuti oleh seluruh Dewan Smart City Kota Makassar dan Tim Pelaksana Pengembangan Smart City Kota Makassar yang akan menyusun Masterplan Sombere and Smartcity dengan menghadirkan pembimbing, Prof.Dr.Ir. Marsudi Wahyu Kisworo yang juga merupakan rektor Perbanas Institute.

Plt. Sekda Kota Makassar, Baso Amiruddin saat membuka kegiatan ini menyampaikan sejumlah capaian kota Makassar dibawah kendali Walikota Makassar, Danny Pomanto yang menggunaan pendekatan Sombere’ dan Smart City.

“Program smart city merupakan solusi untuk membawa Makassar dua kali lebih baik. Dengan mengusung Sombere dan Smart city, Kota Makassar juga mengedepankan keramahan sebagai ciri dari kota yang nyaman untuk semua,” ungkap Baso Amiruddin saat membawakan sambutan Walikota Makassar.

Untuk mewujudkan hal itu, Baso Amiruddin menyampaikan bahwa pengembangan sektor unggulan daerah dianjurkan berbasis data dan terintegrasi serta berkolaborasi antar sektor. Hasilnya pun dapat dilihat melalui dengan ratusan inovasi yang telah dilakukan oleh Pemkot Makassar.

“100 Inovasi Kota Makassar menjadi Pilar pencapaia tujuan, sasaran dan target program Smart City Kota Makassar, menjadi program strategi Sombere dan Smart City Makassar, kemudian secara bertahap terimplementasi dalam aksi nyata,” kata Baso Amiruddin.

Kepala Dinas Kominfo Makassar, Ismail Hajiali mengharapkan bimtek ini bisa menghasilkan Quick Win smart city untuk kota Makassar yang efektif dan sinergis dengan seluruh stakeholder dalam bentuk inovasi guna mempercepat komitmen bersama menjadikan Makassar dua kali tambah baik.

“Langkah ini bagian strategi dan pendekatan komprehensif, inklusif, efektif dan efisien sebagai strategi mewujudkan smart city yang menjadi tren pembangunan kota di dunia yang harus diadopsi oleh daerah,” katanya.

Pada Bimtek pertama telah menghasilkan analisa kesiapan daerah, analisa gap, dan misi pembangunan smart city dan pada Bimtek kedua telah merumuskan analisa smart city daerah, analisa tren dan perilaku, dan analisa daya saing kota serta analisa kelembagaan daerah dengan stakeholder.

“Kali ini kita akan merumuskan Smartcity dalam pembangunan daerah, baik jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang,” katanya

Oleh karena itu, Ismail Hajiali melanjutkan, program ini perlu didukung secara bersama-sama sehingga mampu meretas persoalan yang ada dengan mengoptimalkan pelayanan untuk Makassar yang dua kali lebih baik.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca