MAKASSARMETRO– Camat Sangkarrang Firnandar Sabara mengimbau warga masyarakat Kepulauan mewaspadai tiupan angin kencang Muson Barat yang sedang melanda sebahagian wilayah kota Makassar, kamis (23/11/2017).

“Perlu diwaspadai akibat peningkatan kecepatan angin saat ini yang disebut angin Muson Barat, terutama pohon tumbang, tingginya gelombang.

” Selama angin masih bertiup kencang, para nelayan agar tidak melaut dulu,” ungkapnya.
Firnandar menjelaskan, sudah sepekan terakhir angin Muson Barat bertiup di wilayah kota dan di Kepulauan Sangkarrang. Angin tersebut sebagai penanda datangnya awal musim hujan, “berbeda dengan hari ini, cuaca cukup bersahat, dan angin bertiup normal,” bebernya.
Ia juga mengingatkan, angin yang kini bertiup berasal dari perubahan angin timur, selatan dan barat. Selama periode tersebut angin bertiup di atas kecepatan rata-rata yakni dari 10 knot hingga 20 knot.
Menurut Firnandar, angin dengan kecepatan di atas normal ini terjadi sebagai tanda konsistensi awal masuknya musim hujan di wilayah Makassar. Dalam kondisi tersebut, ada peningkatan gejala akan munculnya pusat tekanan rendah di selatan Ekuator, sehingga menyebabkan angin bertiup lebih kencang dari biasanya.
Biasanya setelah angin kencang terjadi, akan ditandai dengan hujan besar yang merata, dan meluas di wilayah Makassar, baik di kota maupun kepulauan, tambah Firnandar.
“Curah hujan intensitasnya juga akan lebih lama, dan ini dimulai dari Desember hingga Januari,” jelasnya.
Firnandar menegaskan, angin kencang yang kini melanda wilayah Makassar, dan sekitarnya merupakan gejala normal sebagai tanda awal masuknya musim penghujan.
Dengan adanya peningkatan kecepatan angin, camat Sangkarrang Firnandar Sabara menghimbau masyarakat kepulauan untuk waspadai cuaca ekstrim, apalagi hujan disertai tiupan angin kencang.
Pemkot Makassar Perdana Terlibat, Munafru: MIWF 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Kreatif Global
Selasa, 12 Mei 2026 16:53
Disetujui Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut
Selasa, 12 Mei 2026 16:39
Korban Geng Motor di Ablam Dirawat GRATIS di RS Daya, Pemkot Makassar Tanggung Biaya
Senin, 11 Mei 2026 23:08
Wali Kota Makassar Terima Penghargaan Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
Sabtu, 09 Mei 2026 00:04
“Dari Literasi ke Aksi”, Pemkot Makassar Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Keuangan Nyata
Kamis, 07 Mei 2026 20:44
SPMB Makassar 2026 Resmi Dibuka, Disdik Siapkan Sistem Transparan dan Anti Manipulasi
Kamis, 07 Mei 2026 20:40
Bukti Kerja Kolaboratif, Makassar Masuk Elite Kota Toleran Indonesia
Rabu, 06 Mei 2026 21:16
Pemkot Makassar Susun Roadmap Terintegrasi Penanganan ODGJ Berbasis Kolaborasi
Rabu, 06 Mei 2026 21:02