MAKASSARMETRO– Pemerintah Kota Makassar jajal kerja sama dengan Swedia di bidang transportasi publik. Pertemuan kedua belah pihak yang dikemas dalam bentuk diskusi meja bundar ini diadakan di Baruga Anging Mammiri, Rujab Walikota Makassar. Kamis (30/11/2017).

Pihak Swedia dalam hal ini Kedutaan Besar Swedia serta perusahaan penyedia transportasi publik ingin mempelajari Kota Makassar dari segi infrastruktur hingga skema lalu lintas. Sedangkan, Pemkot Makassar memaparkan tantangan serta kendala yang dihadapi dalam mengembangkan transportasi publik perkotaan.

Kepala Dinas Perhubungan Makassar, Muhammad Mario mengatakan bahwa salah satu penyebab kemacetan yakni tingginya volume kendaraan pribadi dan kurangnya transportasi publik.
“Kurangnya transportasi publik menyebabkan persoalan seperti macet. Makanya penambahan penyediaan transpotasi publik diperlukan untuk meretas mindset masyarakat agar beralih ke transportasi publik,” ujar Muhammad Mario.
Pemerintah, baik provinsi maupun kota telah berupaya melakukan berbagai upaya untuk meretas persoalan ini. Seperti pelebaran jalan dan pembangunan jalan tol layang Pettarani yang telah memasuki tahap persiapan.
“Mereka (Swedia) ingin membantu kita dalam keberlanjutan transportasi publik perkotaan di Makassar. Kami masih saling mempelajari. Karena akan disesuaikan dengan regulasi yang berlaku dan kebutuhan Pemkot Makassar,” ungkapnya.
Demikian pula dengan peluang investasi, lanjut Mario, Smart Pete-pete sebagai inovasi Pemkot Makassar di bidang transportasi berpotensi besar untuk dikembangkan.
“Berdasarkan pemaparan tadi, ancang-ancang akan ada ‘One Day, One Ticket’. Saya belum tahu pastinya itu nanti di bagian kerja sama,” tutupnya.
Wali Kota Appi Dampingi Menhaj RI Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kota Makassar
Minggu, 14 Juni 2026 21:18
DLH Kota Makassar Dorong Kolaborasi Masyarakat dalam Upaya Penghijauan
Sabtu, 13 Juni 2026 23:22
Harga BBM Pertamax Resmi Naik Rp16.250, Pertamax Green 95 Rp17.000
Rabu, 10 Juni 2026 09:55
Munafri Minta RT/RW Pimpin Gerakan Pengelolaan Sampah dan Urban Farming
Selasa, 09 Juni 2026 21:37
Progres Sudah 40 Persen, Appi Kebut Pembenahan TPA Antang Makassar Menuju Sanitary Landfill
Selasa, 09 Juni 2026 20:34
Wujudkan Bebas Asap Rokok, Pemkot Makassar Perkuat Regulasi Pengendalian Tembakau
Minggu, 07 Juni 2026 20:45
Di Forum RUU Pangan, Munafri Tawarkan Solusi Smart Green House ke DPR
Jumat, 05 Juni 2026 22:06
Dukung Stadion Untia, PIP Serahkan Aset ke Pemkot Makassar
Jumat, 05 Juni 2026 21:03