Camat Sangkarrang : Keteladanan Nabi Muhammad Harus Jadi Pegangan Dalam Kehidupan
MAKASSARMETRO– Camat Sangkarrang Firnandar Sabara menghadiri peringatan “maudu’ lompoa” di Masjid Nurul Yaqin Barrang Lompo Makassar, minggu (03/11/2017).
Camat Sangkarrang Firnandar Sabara dalam sambutannya mengatakan, peringatan Maulid Nabi merupakan momentum bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi dan refleksi sejauh mana telah mengikuti tuntunan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
“Oleh karena itu, peringatan Maulid Nabi hari harus menjadi bahan refleksi untuk kembali menghadirkan semangat beliau yang tentunya dapat menyatukan, dan menguatkan umat,” harapnya.
Firnandar menambahkan bahwa, Nabi Muhammad adalah teladan yang baik dan lengkap, sebagai pribadi, kepala keluarga, anggota masyarakat, kepala negara, ilmuwan, seniman, bahkan sebagai seorang pedagang.
Menurut dia, keteladanan Nabi Muhammad harus dijadikan pegangan oleh umat Islam Indonesia dalam memelihara perdamaian dan kesatuan, serta dari berbagai ancaman perpecahan, termasuk ancaman paham radikalisme, ungkapnya.
Turut hadir bersama masyarakat pada acara Maudu’ lompoa, lurah Barrang Lompo Kurniati, sekcam Sangkarrang St. Subaedah, para ketua RT-RW serta tokoh masyarakat sekelurahan Barrang Lompo.
Tradisi maudu’ lompoa dipadati bakul yang berisi kaddo’ minnya’, ikan bandeng parape, ayam goreng, kanre pamatara, juku kambu, tumpi-tumpi, serta telur warna-warni. Selain itu ada juga pisang raja.
Bagi masyarakat pulau Barrang Lompo, pisang raja mengandung makna harapan bagi kehidupan masyarakat agar senantiasa berbahagia layaknya seorang raja, diberikan kesehatan, dan kesejahteraan.
Diujung sambutannya, Firnandar mengingatkan masyarakat agar senantiasa menanamkan keteladanan Rasullah dalam kesehariannya, mulai hal yang terkecil, hingga hal yang paling besar, mulai kehidupan duniawi, hingga urusan akhirat.
“Tanamkan pula keteladanan beliau kepada anak-anak kita, demi lahirnya generasi muda Islam yang gemilang,” tutup Firnandar.