Muhammad Rusli : Utamakan Prinsip Kemanusiaan dan Keikhlasan Dalam Melayani Masyarakat

Kamis, 07 Desember 2017 15:35 WITA Reporter :
Muhammad Rusli : Utamakan Prinsip Kemanusiaan dan Keikhlasan Dalam Melayani Masyarakat

MAKASSARMETRO– Berurusan dengan penanganan bencana merupakan perjalanan karir yang menyempurnakan praktek prinsip kemanusiaan yang selama ini dipegang teguh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, dr. Muhammad Rusli.

Muhammad Rusli merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar mengabdikan dirinya untuk pelayanan masyarakat. Dirinya mengikuti seleksi perekrutan Pegawai Tidak Tetap angkatan pertama untuk dokter pada tahun 1998.

“Kalau pendidikan dokter otomatis mengedepankan prinsip kemanusiaan, begitupun dengan saya yang kemudian masuk secara struktural dalam pelayanan masyarakat,” ungkapnya.

Mengawali karirnya sebagai dokter umum di Puskesmas Barombong, kemudian pindah tugas di Puskesmas Dahlia. Menjadi Kepala Puskesmas Antang sebelum menjabat Kepala Bidang Pelayanan Dasar di Dinas Kesehatan Kota Makassar.

“Sebelum jadi Kepala BPBD, saya sempat menjabat Kepala RSUD Daya. Sebelum daftar PTT, saya sempat menjadi pegawai PTPN Nusantara XIV tahun 1995 sampai 1998,” kata dr. Muhammad Rusli.

Menjadi Kepala BPBD Makassar baginya merupakan kesyukuran tersendiri, sebab dirinya tidak hanya melayani persoalan kesehatan melainkan juga menangani langsung ke lapangan warga yang tengah dilanda bencana.

“Di BPBD, kita dapat memberikan bantuan secara komprehensif. Kalau ada yang terluka ditangani, sering saya yang tangani langsung. Begitupun dengan membantu pemulihan ekonomi produktif sebagai dampak dari bencana,” katanya.

Seperti di bidang kesehatan, BPBD kata dia, juga mengedepankan pencegahan dibanding pengobatan. Pihaknya juga sering melakukan pelatihan maupun sosialiasi antisipasi bencana, khususnya yang disebabkan oleh kelalaian seperti kebakaran.

“Kita punya bidang mitigasi dan kesiapsiagaan, fungsinya melakukan sosialisasi sebagai upaya pencegahan bencana. Jadi mirip kayak dokter, tidak jauh-jauh,” katanya.

Dia mengaku di manapun dia diamanahkan, dirinya tetap mengedepankan prinsip kemanusiaan dan keikhlasan dalam pelayanan.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca