MAKASSARMETRO– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menggelar Sosialisasi Kepatutan Pajak Daerah untuk Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Kegiatan ini digelar di Hotel Asyira, jln. Maipa. Rabu (13/12/2017).

Di hadapan para peserta yang dinominasi notaris, Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto menyampaikan penerimaan pendapatan dari BPHTB belum maksimal, dan diperlukan kesepahaman mengenai besaran nilai BPHTB agar tidak memberatkan semua pihak.

“Disparitas harga NJOP (nilai jual objek pajak) dan harga pasar seringkali dimanipulasi wajib pajak. Makanya melalui sosialisasi ini kami ingin agar semua pihak transparan dalam melaporkan transaksinya,” ungkap Danny Pomanto.
Danny Pomanto melanjutkan oleh karenanya pihak Pemkot Makassar menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Dicky Rachmat Rahardjo sebagai narasumber. Agar para peserta dapat memahami bahwa pihaknya tetap melakukan pengawasan BPHTB.
Sementara itu Kabid I Bapenda Makassar Ibrahim Akkas Mulla mengatakan BPHTB ditarik 5 persen dari transaksi jual beli, tukar menukar, hibah, hibah wasiat dan warisan. Kontribusi BPHTB tergolong besar bagi peningkatan pendapatan asli daerah.
“Makanya kami minta agar setiap transaksi dilaporkan secara terbuka dan riil, karena kami tetap akan lakukan monitoring. Mengenai aturan dan sanksi saya pikir sudah jelas,” kata Ibrahim.
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
DPRD Makassar Dorong Percepatan Stadion Untia, Pastikan Target 2027
Selasa, 27 Oktober 2026 13:58
DPRD Makassar Bidik Regulasi Bantuan Hukum, Warga Miskin Tak Boleh Kalah karena Biaya
Selasa, 27 Oktober 2026 12:54
Matangkan Agenda HUT Makassar, Sekwan Andi Rahmat Mappatoba Perkuat Koordinasi
Senin, 26 Oktober 2026 17:52
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
DPRD Makassar Tak Mau Parkir Terus Bermasalah, Jukir hingga Kebocoran Jadi Bidikan
Senin, 26 Oktober 2026 12:52
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36