PPDB SMP Prioritaskan Zonasi, Kuota Belum Ditetapkan

Selasa, 12 Juni 2018 03:01 WITA Reporter :
PPDB SMP Prioritaskan Zonasi, Kuota Belum Ditetapkan

MAKASSARMETRO– Dinas Pendidikan Kota Makassar belum menerima laporan dari pihak sekolah terkait jumlah peserta didik yang akan diterima di 45 SMP yang ada di Kota Makassar.

Akibatnya terjadi keterlambatan penentuan kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Makassar, Muh. Hasbi. Senin (11/6/2018).

“Saat ini kita masih menghimpun data dari sekolah karena kemarin baru penaikan kelas, jadi nanti selesai penaikan kelas baru kita bisa kita ketahui jumlah kuota penerimaan,” ungkap Hasbi.

Dia mengatakan, alumni tingkat SD 2018 sekitar 25 ribu orang. Dibandingkan dengan hasil analisa data tahun lalu, jumlah alumni tahun ini tidak jauh berbeda.

“Tahun ini jumlah alumni tingkat SD sebanyak 25 ribu, untuk jumlah kuota tidak jauh beda dengan tahun sebelumnya berdasarkan analisa kita data tahun lalu, hanya 47 persen dari jumlah siswa yang tamat diterima untuk tingkat SMP Negeri selebihnya dapat menentukan untuk masuk ke sekolah swasta,” jelasnya.

Untuk satu kelas, kata Hasbi, siswa yang diterima tidak boleh lebih dari 36 orang setiap kelasnya untuk tingkat SMP.

Lebih lanjut Hasbi menegaskan bahwa PPDB tahun 2018 berbeda dengan tahun sebelumnya. Di mana pada tahun ini jalur kemitraan telah dihapuskan, tes masuk ditiadakan, dan lebih memprioritaskan jalur zonasi berdasarkan domisili.
“PPDB tahun ini semua tingkatan mulai SD hingga SMA tidak boleh ada lagi tes melainkan harus berdasarkan domisili atau zona,” ucapnya.

Dengan demikian, anak-anak atau siswa yang tempat tinggalnya dekat dari sekolah sudah pasti diterima tanpa melihat nilainya lagi dan tanpa tes masuk

“Ada pun radius tertentu yang sudah dinyatakan langsung diterima tanpa melihat nilai, misalnya yang rumahnya kurang dari 500 meter dari sekolah itu sudah otomatis langsung diterima,” tutupnya.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca