Menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri 2018, Dinas Pendidikan Makassar Kumpulkan Kepala Sekolah

Selasa, 28 Agustus 2018 16:51 WITA Reporter :
Menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri 2018, Dinas Pendidikan Makassar Kumpulkan Kepala Sekolah

MAKASSARMETRO– Dinas Pendidikan Kota Makassar menggelar pertemuan dengan sejumlah kepala sekolah guna membahas strategi pengelolaan sekolah menuju Adiwiyata Mandiri 2018.

Adapun sekolah yang menjadi calon sekolah Adiwiyata Mandiri 2018 seperti SD Tanggul Patompo II, SD Negeri Balangnipa Baru I, SD Inpres Hartaco Indah, SD Inpres Unggulan Toddopuli, SD Inpres Tamalanrea IV, SMPN 18 Makassar, SMPN 25 Makassar, dan SMPN 12 Makassar.

Plh. Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Ahmad Hidayat memaparkan, terlepas dari penghargaan yang hendak dicapai, yang paling utama yakni menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah sebagai tempat belajar dengan penanaman nilai penyelamatan lingkungan hidup.

Lebih lanjut, Ahmad Hidayat menyebutkan, dalam 18 Revolusi Pendidikan semua sekolah didorong untuk mewujudkan sekolah Adiwiyata Mandiri.

“Sesuai amanah 18 Revolusi Pendidikan yang digagas Pak Walikota, yang di dalamnya untuk menciptakan sekolah Adiwiyata Mandiri. Di mana sekolah beserta siswa turut peduli dan berwawasan lingkungan,” ungkap Ahmad Hidayat, Selasa (28/8/2018).

Ahmad Hidayat mengingatkan, guna mendukung terwujudnya sekolah Adiwiyata, kebijakan kepala sekolah memiliki andil yang besar dalam kegiatan pendidikan lingkungan hidup.

Apalagi, kata Ahmad Hidayat, Kota Makassar menargetkan lebih dari satu sekolah lolos ke tingkat nasional tahun ini.

“Para sekolah yang hadir di sini calon sekolah Adiwiyata, soft file seperti data-data besaran sampah yang dikelola harus dilengkapi dengan baik. Dan juga kebijakan kepala sekolah peduli dan berbudaya lingkungan,” katanya.

Tim penilai, lanjutnya, bakal melakukan verifikasi berdasarkan soft file yang dikirim. Kemudian akan dinilai juga pengembangan kurikulum berbasis lingkungan dan kegiatan berbasis partisipatif serta sarana pendukung lainnya.

Pertemuan ini dihadiri pula Presiden Asosiasi Bank Sampah Indonesia, Saharuddin Ridwan, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kota Makassar, Andi Iskandar dan Kepala UPTD Bank Sampah, Nasrun.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca