DLHD Makassar Dukung Penggunaan Dokumen dan Tanda Tangan Elektronik, Ini Alasannya

Rabu, 29 Agustus 2018 21:47 WITA Reporter :
DLHD Makassar Dukung Penggunaan Dokumen dan Tanda Tangan Elektronik, Ini Alasannya

MAKASSARMETRO– Dari tahun ke tahun, teknologi terus berkembang dengan pesat dan memberikan lebih banyak kemudahan bagi masyarakat.

Salah satu inovasi teknologi yang kini semakin marak digunakan berkat manfaat dan kemudahan yang dimilikinya adalah tanda tangan eletronik.

Dalam perencanaan kedepan Pemerintah Kota Makassar ingin menggunakan teknologi tersebut untuk penggunaan dokumen dan tanda tangan eletronik dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

Hal ini juga dibuktikan melalui visi-misi yang dicanamkan Pemkot Makassar di sekolah-sekolah tentang adiwiyata.

Adiwiyata sendiri yang utama ialah mendidik para siswa peduli serta merawat kelestarian lingkungan sekitarnya.

Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kota Makassar melalui Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Daerah Makassar, Andi Iskandar sangat menyambut baik rencana Pemkot Makassar ini.

“Kalau kita menggunakan teknologi dalam pengurusan dokumen dan tanda tangan itu artinya kita tidak perlu lagi menggunakan kertas yang berarti kita tidak perlu lagi menebang pohon yang menjadi bahan dasar kertas itu sendiri, dan hutan kita bisa jauh lebih baik dan tidak gundul lagi,” pungkas Andi Iskandar.

“Kami sangat mensupport hal ini terlebih saat ini kita sedang berada di tahap kita menuju smart city, jadi alangkah majunya kita jika semua sudah menggunakan teknologi digital dalam pelayan publik,” lanjutnya.

Penggunaan dokumen dan tanda tangan elektronik lebih ramah lingkungan. Mendukung kampanye Go Green melalui gerakan Go Paperless.

Bagaimana tidak, berdasarkan data dari worldcounts, 93 persen kertas berasal dari pohon, jika kita Mengurangi penggunaan 1 ton kertas mampu menghemat, 683,5 galon minyak, 26.500 liter air, dan 17 pohon .

DLHD Kota Makassar berharap penggunaan teknologi ini bisa segera terealisasikan tidak hanya di Makassar bahkan seluruh Indonesia sehingga tidak ada lagi bencana alam seperti longsor dan banjir karena pengundulan hutan untuk pembuatan kertas.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca