pelayanan publik

Sempat Kabur ke Papua, DPO Pencurian Tindak Kekerasan Diringkus Polisi

Jumat, 11 Januari 2019 19:59 WITA Reporter :
Sempat Kabur ke Papua, DPO Pencurian Tindak Kekerasan Diringkus Polisi

MAKASSARMETRO– Kepolisian Sektor (Polsek) Panakukang, Makassar meringkus Irfandi alias Fandi (19) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak kepolisian karena pencurian dengan kekerasan.

Pelaku kerap menjalankan aksinya dengan menggunakan senjata tajam hingga tak segan-segan melukai korbannya secara kejam dan merampas harta benda miliknya.

Kapolsek Panakukkang, Ananda Fauzi menuturkan anggotanya telah berhasil mengamankan DPO tersebut, dan pelaku kini telah mengakui dirinya melakukan tindakan pidana Pencurian dengan kekerasan.

“Pelaku yang kami ringkus mengakui, bahwa benar dirinya telah melakukan pencurian dengan kekerasan dengan cara menganiaya korban serta mengambil barang dan uang milik korban,” kata Kapolsek Panakukang, Kompol Ananda Fauzi, di Makassar, Jumat (11/1/2019).

Pelaku sendiri diamankan di tempat persembunyianya di Jalan Sermani, Makassar setelah kabur dan melarikan diri ke Papua. Pelaku kembali ke Makassar lantaran di Papua kerap terjadi keributan dan pembunuhan sadis.

“Fandi sedang berada dirumahnya setelah sekian lama kabur melarikan diri ke Papua setelah Panit 2 Reskrim Ipda Roberth Haryanto Sigap langsung menuju tempat yg dimaksud dan berhasil mengamankannya,” bebernya.

Bahkan pelaku juga mengakui alasan kembalinya ke Kota Makassar dikarenakan status Provinsi Papua dalam keadaan siaga karena adanya kelompok bersenjata yang melakukan pembunuhan secara sadis.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang berharga milik korban.

“2 unit STNK milik korban yang berada didalam dompet korban,
1 unit kunci motor milik korban, kurang lebih 10 jenis kartu identitas milik korban seperti KTP, ATM, Kartu Mahasiswa,” paparnya.

Kini pelaku dibawa ke Polsek Panakukang Makassar guna dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Topik berita Terkait:
  1. Kriminal
  2. Polisi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca