somberena parlementa

Ajak Warganya Gunakan Hak Pilih, Camat Bontoala: Mari Kita Belajar dari Keindahan Pelangi !

Rabu, 13 Maret 2019 18:29 WITA Reporter : Anki
Ajak Warganya Gunakan Hak Pilih, Camat Bontoala: Mari Kita Belajar dari Keindahan Pelangi !

MAKASSARMETRO– Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif tidak lama lagi akan digelar. Pesta demokrasi untuk memilih presiden dan para wakil rakyat tersebut akan dihelat 17 April 2019 mendatang.

Tingkat partisipasi masyarakat dalam memilih calon pemimpin Indonesia untuk lima tahun ke depan menjadi penentu nasib bangsa ke depan.

Camat Bontoala, Arman mengajak masyarakat, khususnya di Kecamatan Bontoala untuk berpartisipasi menyalurkan hak pilihnya di bilik suara nanti.

Dirinya mengimbau masyarakat untuk tidak golput. Karena hasil pemilu nantinya akan menjadi landasan menentukan langkah dan arah tujuan bangsa Indonesia selanjutnya seperti apa.

Arman secara massif menyampaikan pesan tersebut. Baik secara langsung, melalui aparat RT/RW hingga lurah, bahkan lewat media sosial seperti facebook dan instagram (Ig).

Dia berharap partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya bisa lebih besar dibanding pilpres dan pileg sebelumnya.

“Jangan Golput, Gunakan Hak Suara Anda, karena nasib bangsa ini kedepannya sangat ditentukan oleh oleh suara seluruh masyarakat Indonesia tak terkecuali di Kecamatan Bontoala,” serunya.

Selain itu Camat Arman juga senantiasa berharap bahwa situasi politik yang kian memanas tidak mempengaruhi apalagi bila sampai memecah belah masyarakat dibawah.

Dirinya selalu berpegang teguh bahwa perbedaan itu pada dasarnya indah, dan Pesta Demokrasi lima tahunan ini seyogyanya kita sambut dengan penuh suka cita bukan malah saling hujat, saling hina, saling menyindir, apalagi saling menganiaya.

“Mari kita belajar dari indahnya pelangi yang karena perbedaan warna dia terlihat indah, namun tidak pernah lupa bahwa langit biru tempat mereka bernaung,” ucapnya saat mengambil perumpamaan.

“Nah begitupun dengan pilihan politik mari tetap melihat perbedaan itu sebagai hal yang patut kita syukuri dan tidak saling melukai, jadi kalau pilihan politik itu adalah pelanginya, maka langit biru itu adalah Indonesia,” tukasnya,” tukasnya.

Topik berita Terkait:
  1. Bontoala
Berikan Komentar
Komentar Pembaca