
MAKASSARMETRO– Hari kebudayaan kota Makassar resmi menjadi kegiatan rutin kota Makassar setiap tanggal 1 April.

Hal ini dicanangkan secara resmi oleh Gubernur yang diwakili Sekprov Sulsel Ashari Passiri Rajamilo dan penandatanganan Perwali tentang Hari Kebudayaan oleh Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.
Hari kebudayaan ini sendiri pertama kali dilakukan di Indonesia. Dengan harapan dari Makassar menginspirasi pelaksanaan wahana budaya di Indonesia.
Apresiasi tinggi pun disampaikan Gubernur Sulawesi Selatan dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan Sekda Provinsi Sulsel Ashari Passiri Rajamilo.
“Hari Kebudayaan Makassar yang digagas Bapak Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto adalah sesuatu yang layak kita berikan apresiasi. Apresiasi dan selebrasi kebudayaan harus senantiasa kita lakukan agar kebudayaan kita menjadi sesuatu yang nyaman dan bisa dinikmati anak-anak milenial di masa akan datang,” ucapnya pada pencangan Hari Kebudayaan yang berlangsung di Benteng Rotterdam, Senin (1/4).
Di tengah mudahnya generasi muda untuk mengkonsumsi berbagai budaya modern kata Gubernur, tidak ada salahnya kita mengenalkan keindahan dan keluhuran budaya leluhur kita.
Sementara itu, menurut Danny Pomanto Indonesia dengan semboyan bhinneka tunggal ikanya, memiliki kekuatan besar pada budaya yang ada. Bahkan ia mengatakan selama masih ada kebudayaan itu, maka NKRI akan tetap ada.
“Maka jangan tinggalkan budaya, budaya sopan santun kita, budaya musyawarah kita, budaya gotong royong kita, adalah hal yang luar bias,” katanya.
Danny pun mengajak kepada semua pihak agar terus melanjutkan budaya-budaya positif yang ada demi masa depan Makassar dan anak-anak bangsa Indonesia. Sebab menurutnya budaya adalah kehormatan, identitas, dan menjadi pemersatu.
Kegiatan ini berlangsung begitu meriah. Memperingati Hari Kebudayaan dan Bulan Budaya, seluruh instansi, perkantoran, hingga sekolah serentak mengenakan baju bodo yang merupakan baju adat suku Bugis-Makassar.
Di sekolah-sekolah dari jenjang SD dan SMP juga diberi pendidikan kebudayaan selama proses belajar mengajar berlangsung sepanjang hari itu.
Selain itu, dilaksanakan parade atau karnaval budaya dari pantai losari dan berakhir di depan fort rotterdam. Aneka pertunjukan budaya dipentaskan. Mulai Reok Ponorogo, Ambon, Barongsai, Madura dengan seni pencak silat, Bali tari kecak, tari Saronde Gorontalo, anging mammiri. Semuanya membawa kemeriahan tersendiri peringatan perdana hari kebudayaan tersebut.
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12
Pemkot Makassar Perkuat Akurasi DTSEN, Pastikan Program Sosial Tepat Sasaran.
Selasa, 13 Oktober 2026 10:09