Blak-Blakan Jusuf Kalla Yakin Jokowi Menang Pada Pilpres Kali Ini, Berikut 3 Alasannya
MAKASSARMETRO– Politikus Partai Golongan Karya yang juga Wakil Presiden RI, H.M Jusuf Kalla (JK) berkeyakinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengungguli Prabowo dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019.
Keyakinan itu didasarkan atas hasil sigi sejumlah lembaga survei, pemberitaan di sejumlah media, dan penampilan Jokowi dalam empat kali debat yang telah diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum.
“Saya Yakin, bapak Jokowi masih akan unggul pada Pilpres 2019, indikatornya sangat nampak dan jelas kok” kata JK di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (12/4/2019) seperti dikutip dari detik.
Meskipun demikian, dia menegaskan bahwa keyakinan itu baru sebatas perkiraan. Sebab hasil pemenang Pilpres akan tetap ditentukan saat pencoblosan pada 17 April pekan depan.
Terkait posisinya di Tim Pengarah Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin, Wapres JK mengaku sudah ikut mengkampanyekan pasangan nomor urut 01 tersebut saat di Makassar.
Begitu pun dengan salah satu LSM, Jenggala Center yang dibentuknya turut ikut beberapa kali dalam mengkampanyekan pasangan tersebut.
Kalau pun kemudian dirinya tak pernah hadir dalam acara debat, selain karena merasa lebih nyaman menyaksikan melalui televisi, sikapnya itu juga untuk lebih menjaga netralitas. Atas dasar semua itu, JK menegaskan keberpihakan dan dukungannya kepada Jokowi tak perlu diragukan.
Terkait sikap politik keponakan yang juga Ketua DPP Golkar, Erwin Aksa yang mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, JK menyatakan hal itu sebagai hal yang harus dihormati. “Jangankan keponakan, suami-istri saja bisa beda pilihan,” imbuhnya.
Satu yang dipesankan JK, pesta politik ini usianya lima tahunan. Sementara persahabatan seumur hidup. Tak semestinya perbedaan pilihan politik merusak hubungan persahabatan.
JK juga menanggapi sejumlah kritikan Erwin Aksa terhadap pemerintah. Juga soal sejumlah proyek infastruktur yang dinilai kurang cermat dalam studi kelayakannya. Seperti Bandara Kertajati di Jawa Barat dan LRT di Palembang serta di Jakarta.
Menurutnya apa yang kerap dikritisi oleh keponakannya tersebut, adalah hal yang sangat baik, pasalnya tidak ada pemerintahan manapun yang dapat berjalan dengan baik tanpa ada kritikan.
“Itu sih bagus, di dunia ini tidak satupun pemerintahan yang mampu berjalan baik bilamana tidak ada kritik dalam setiap kebijakan pemerintah tersebut,” ungkap JK.