
MAKASSARMETRO– Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar menerima kunjungan delegasi studi banding dari India dan Vietnam di Balaikota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Makassar. Jumat (25/4/2019).

Rombongan yang berkunjung atas fasilitasi USAID dan International Organization for Migration (IOM) ini diterima langsung Sekretaris Diskominfo Makassar, Denny Hidayat.
Kepada tamunya, Denny Hidayat memaparkan berbagai keunggulan dari program Makassar Sombere’ & Smart City. Kurang lebih satu jam, dia menjelaskan berbagai capaian dari sejumlah implementasi program yang tengah berjalan di kota Makassar.
Penerapan Sombere’ and Smart City di Makassar, kata Denny Hidayat, berdampak besar pada akselerasi dan keterpaduan pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
“Pengelolaan kota sehat dan cerdas di Kota Makassar tidak terlepas dari narasi besar kami yakni Makassar Sombere’ & Smart City. Secara implementasi teknis ini tentu sangat berhubungan dengan pengambilan keputusan di sektor lainnya,” kata Denny Hidayat.
Dia menyebutkan bahwa sektor kesehatan, pendidikan, administrasi kependudukan, infrastruktur transportasi, lingkungan, sanitasi, rekreasi, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), terhubung melalui sistem ini.
“Ketika pengambilan keputusan tersebut mampu diselaraskan melalui TIK, misalnya sektor kesehatan tentu harapannya dapat memperbaiki akses terhadap layanan kesehatan, mengurangi gaya hidup tidak sehat dan faktor resiko lingkungan untuk gizi buruk dan penyakit, mengurangi kecepatan penularan wabah penyakit menular, serta meningkatkan ketersediaan data yang dapat digunakan untuk pembuatan keputusan perkotaan secara menyeluruh” ujar Denny Hidayat.
Menurutnya Denny, untuk menuju kota lebih sehat dengan cara lebih smart , Pemerintah Kota Makassar melakukan kemitraan smart city dan struktur koordinasi kesehatan kota.
Tujuannya untuk memberi nilai tambah melalui sasaran dan metrik kesehatan yang lebih baik pada proyek infrastruktur dan TIK yang diusulkan, meningkatkan interoperabilitas sistem data, dan meningkatkan efisiensi pengeluaran multi sektor di perkotaan.
Hal ini juga termasuk membuka ruang partisipasi warga Makassar yang cerdas pula, melalui integrasi sistem pelaporan warga kota di Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112.
“Alhamdulillah, revolusi layanan kota melalui Makassar NTPD 112 memberikan kemudahan baru bagi masyarakat dalam mengakses seluruh layanan kota. Berbagai inovasi program seperti Makassar Home Care, Telemedicine, termasuk layanan keamanan dengan kepolisian sudah terintegrasi secara langsung dengan sistem pengaduan 112 kita,” terang Denny.
“Tentu saja, program dengan sentuhan digital telah memberikan solusi pengelolaan kesehatan dalam konteks Smart City, mengurangi waktu, mengurangi biaya, mengintegrasikan data untuk pengambilan keputusan, dan memberdayakan waktu bagi warga kota dalam mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik” lanjutnya.
Pertemuan lintas negara ini merupakan bagian dari implementasi MoU dengan Pemerintah Kota Makassar terkait proyek Building healthy City (BHC). Proyek yang didanai oleh USAID bersama JSI ini melibatkan tiga kota di dunia, yakni Makassar (Indonesia), Indore (India), serta Da Nang (Vietnam).
Di Makassar, BHC hadir untuk mendukung visi kesehatan Kota Makassar sebagai kota berkelas dunia yang sehat dan nyaman untuk semua.
Kategori Tertinggi EPPD, Appi Beber Kunci Sukses Makassar Raih Kinerja Terbaik dari Kemendagri
Rabu, 29 April 2026 19:19
Kota Makassar Kian Menggeliat, Mal Ratu Indah Dikembangkan Jadi Kawasan Mixed-Use Modern
Rabu, 29 April 2026 19:14
Di Hari Otda 2026, Kota Makassar Sabet Penghargaan Nasional Kinerja Pemerintahan Terbaik
Senin, 27 April 2026 21:07
Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Tinjau Jumat Bersih di Dua Kecamatan
Jumat, 24 April 2026 20:38
Bongkar Mandiri Lapak di Kawasan SMKN 4 Bontoala, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak
Kamis, 23 April 2026 19:32
Gebrakan Munafri: Pangkas Perjalanan Dinas Rp60 Miliar, dan Setop Pengadaan Randis Baru
Kamis, 23 April 2026 11:02
Wali Kota Munafri Konsultasi ke Pusat, PSEL Antang Masuk Tahap Lanjutan
Rabu, 22 April 2026 21:37