
MAKASSARMETRO– Badan Pemelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Makassar kembali mengadakan Seminar Proposal Penelitian di Hotel Ramedo pada Selasa (30/4). Semimar Proposal ini adalah pelaksanaan yang keempat kalinya di tahun ini. Kali ini, pemelitian yang diangkat bertema Ekonomi Lingkungan.

Ada dua proposal penelitian yang diseminarkan. Antara lain berjudul “Pusat Kuliner Jalan Nusantara Kota Makassar” dan “Kajian Pemberdayaan UMKM Kota Makassar Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat”.
Kasubid Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Fisik Balitbangda Kota Makassar, Rachmatan mengatakan, yang menarik pada seminar proposal kali ini adalah diangkatnya Kawasan Kulinar Jalan Nusantara. Berdasarkan seminar proposal, Rachmatan mengatakan jika para peneliti belum bisa merekomendasi Jalan Nusantara ini sebagai pusat kuliner.
Olehnya pada seminar proposal ini, tidak langsung mengatakan jika Jalan Nusantara adalah Pusat Kuliner. Melainkan dijadikan strudi terlebih dahulu.
“Jadi pusat kuliner nusantara ini masih akan dikaji kembali. Nanti hasilnya setelah Seminar Hasil. Kalau misalnya Nusantara tidak memiliki kelayakan, rekomendasinya mungkin jalan lain selain nusantara, misal Jalan Sangir atau Jalan Bali,” kata Rachmatan.
Apapun hasilnya nanti, Balitbangda dikatakan Rachmatan akan meneruskan rekomendasi ini ke SKPD terkait. Diharapkannya, SKPD terkait ini nantinya bisa menjalankan hasil rekomendasi dari penelitian yang ada.
“Diharapkan SKPD nantinya menjalankan rekomendasi dari penelitian ini. Balitbang nanti akan mengawal SKPD terkait,” tambahnya.
Sementara Kepala Balitbangda Kota Makassar, Suwiknyo mengatakan, apabila pemelitian ini telah memiliki hasil, dirinya menghimbau kepada SKPD terkait untuk melaksanakan. Hasil penelitian nanti diharuskan Suwiknyo untuk dilaksanakan supaya masyarakat merasakan dampak positifnya.
Walaupun begitu, Suwiknyo masih berharap jika Kawasan Kuliner Jalan Nusantara layak untuk dijadikan pusat kuliner. Hal itu mengacu karena para pelancong yang datang ke Makassar sebagian besar melewati jalan tersebut.
“Kawasan kuliner Nusantara merupakan bagian dari kawasan unggulan kita. Turis yang datang dari penerbangan hingga laut lewat disana. Kita mau kalau kawasan itu tidak terkesan maksiat, tapi kuliner,” tutupnya.
Pantau Verifikasi SPMB 2026, Wali Kota Munafri Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Titipan dan Calo
Rabu, 17 Juni 2026 22:06
Pemkot Makassar Lantik 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Garda Terdepan Layanan Kesehatan
Rabu, 17 Juni 2026 21:40
Gempa 6,7 M Guncang Palu Sulawesi Tengah, Tak Berpotensi Tsunami
Selasa, 16 Juni 2026 13:23
Wali Kota Appi Dampingi Menhaj RI Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kota Makassar
Minggu, 14 Juni 2026 21:18
DLH Kota Makassar Dorong Kolaborasi Masyarakat dalam Upaya Penghijauan
Sabtu, 13 Juni 2026 23:22
Harga BBM Pertamax Resmi Naik Rp16.250, Pertamax Green 95 Rp17.000
Rabu, 10 Juni 2026 09:55
Munafri Minta RT/RW Pimpin Gerakan Pengelolaan Sampah dan Urban Farming
Selasa, 09 Juni 2026 21:37
Progres Sudah 40 Persen, Appi Kebut Pembenahan TPA Antang Makassar Menuju Sanitary Landfill
Selasa, 09 Juni 2026 20:34