
MAKASSARMETRO– Ketua RT 7 RW 4, Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala, Muh Arsyad mengakui, ia rutin melakukan penimbangan sampah yang telah dipilah oleh para ibu rumah tangga (IRT).

Lantaran ia menginginkan, agar program Badan Usaha Lorong (BULo) dapat dikembangkan lebih jauh, guna menjadikan Makassar dua kali tambah baik.
“Omzet kami satu kali penimbangan biasa mencapai Rp 1,6 juta,”katanya.
Ada pun, lanjutnya, sampah pemilahan yang dikumpulkan 20 nasabah untuk ditimbang, seperti gelas plastik dan kardos bersih.
“Kalau gelas plastik ada 350 kilogram, sedangkan kardos 300 kilogram. Setelah itu, hasil penimbangan diserahkan langsung kepada UPTD Daur Ulang dan Pengelolaan Sampah (DUPS) Toddopuli,”ujarnya.
Ia juga tak pungkiri, jika program itu dapat menekan sampah yang berserahkan di lingkungan warga.
“Saya harapkan warga dapat menyadari arti sebuah kebersihan,”tambahnya.
Terpisah, Lurah Layang, A. St Hamdana mengakui, jika ia sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Sebab bagaimana bisa membantu program Pemerintah Kota Makassar.
” Karena sampah -sampah dapat dimanfaatkan menjadi nilai ekonomis. Kedepannya, kami akan kembangkan lagi Bank Sampah di lingkungan Rukun Warga (RW) yang lain. Lantaran di Kelurahan Layang baru dua yang terbentuk,”akunya.
Kategori Tertinggi EPPD, Appi Beber Kunci Sukses Makassar Raih Kinerja Terbaik dari Kemendagri
Rabu, 29 April 2026 19:19
Kota Makassar Kian Menggeliat, Mal Ratu Indah Dikembangkan Jadi Kawasan Mixed-Use Modern
Rabu, 29 April 2026 19:14
Di Hari Otda 2026, Kota Makassar Sabet Penghargaan Nasional Kinerja Pemerintahan Terbaik
Senin, 27 April 2026 21:07
Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Tinjau Jumat Bersih di Dua Kecamatan
Jumat, 24 April 2026 20:38
Bongkar Mandiri Lapak di Kawasan SMKN 4 Bontoala, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak
Kamis, 23 April 2026 19:32
Gebrakan Munafri: Pangkas Perjalanan Dinas Rp60 Miliar, dan Setop Pengadaan Randis Baru
Kamis, 23 April 2026 11:02