
MAKASSARMETRO– Camat Tamalate Fahyuddin Yusuf mengajak warga untuk tetap menjaga hubungan silaturahmi pasca pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 yang telah ditetapkan pemenangnya beberapa hari yang lalu.

Hal itu diungkapkan saat Fahyuddin menghadiri safari Ramadhan yang dilaksanakan di masjid Nurul Huda kelurahan Mannuruki kecamatan Tamalate kota Makassar, Kamis (23/05).
Menurutnya, dalam penyelenggaraan pemilihan umum, beda pilihan itu sudah menjadi hal yang lumrah bagi kita warga yang hidup di Indonesia sebagai negara yang berdemokrasi, jangan ada yang baku bombe’, pungkasnya.
“Pemilu telah usai, mari kita tetap menjaga kedamaian serta menjaga hubungan tali silaturahmi antar warga, dan hidup rukun bertetangga. Orang yang paling pertama menolong kita apabila terjadi kesusahan adalah tetangga kita,” ungkap Fahyuddin.
Hal senada, juga dilontarkan oleh tokoh masyarakat kelurahan Mannruki sekaligus calon anggota dewan terpilih Arifin Kulle. Bahwa menjaga silaturahmi, dan kerukunan antar warga adalah hal yang paling utama, tegasnya.
“Saya sangat sependapat dengan pak camat, bahwa menjaga hubungan silaturahmi adalah hal yang sangat penting, jangan mau dipecah belah hanya karena beda pilihan, kita semua bersaudara,” kata Arkul sapaannya.
Dalam safari ramadhan yang berlangsung, turut hadir Kapolsek Tamalate, Danramil 1408-09, lurah, serta tokoh masyarakat kelurahan Mannuruki, dan pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) kota Makassar. (#)
Kategori Tertinggi EPPD, Appi Beber Kunci Sukses Makassar Raih Kinerja Terbaik dari Kemendagri
Rabu, 29 April 2026 19:19
Kota Makassar Kian Menggeliat, Mal Ratu Indah Dikembangkan Jadi Kawasan Mixed-Use Modern
Rabu, 29 April 2026 19:14
Di Hari Otda 2026, Kota Makassar Sabet Penghargaan Nasional Kinerja Pemerintahan Terbaik
Senin, 27 April 2026 21:07
Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Tinjau Jumat Bersih di Dua Kecamatan
Jumat, 24 April 2026 20:38
Bongkar Mandiri Lapak di Kawasan SMKN 4 Bontoala, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak
Kamis, 23 April 2026 19:32
Gebrakan Munafri: Pangkas Perjalanan Dinas Rp60 Miliar, dan Setop Pengadaan Randis Baru
Kamis, 23 April 2026 11:02