somberena parlementa

Tidur Pagi Sebabkan 7 Gangguan Kesehatan

Selasa, 02 Juli 2019 13:11 WITA Reporter : Makassarmetro
Tidur Pagi Sebabkan 7 Gangguan Kesehatan

MAKASSARMETRO– Untuk kesehatan fisik dan mental, tidur menjadi sangat penting. Umumnya, orang dewasa rata-rata memerlukan waktu tidur tujuh hingga sembilan jam per hari.

Selain memerhatikan jam untuk kebutuhan tidur, perlu juga memerhatikan waktu yang tepat untuk tidur.

Dilansir dari laman alodokter, tidur di pagi hari tidak dianjurkan. Sebab, dapat menimbulkan 7 gangguan kesehatan.

Tidur di pagi hari tak jarang dilakukan bagi mereka yang semalam begadang. Anda perlu mempertimbangkan kebiasaan tersebut karena tujuh penyakit ini dapat mengintai:

Diabetes

Menurut penelitian, kurang tidur di malam hari bisa meningkatkan risiko Anda terserang diabetes. Begitu juga halnya jika Anda terlalu banyak tidur.
Hal ini karena gangguan tidur dapat meningkatkan risiko terjadinya resistensi insulin, sehingga kadar gula darah akan cenderung meningkat pada orang yang tidurnya bermasalah.

Obesitas

Tidur terlalu sedikit atau terlalu banyak bisa membuat berat badan meningkat. Menurut studi, orang yang kurang dari 7 jam setiap malamnya memiliki risiko obesitas yang lebih tinggi, dibandingkan orang yang tidur selama 7-8 jam sehari.

Hal ini diduga karena kurang tidur dapat membuat nafsu makan meningkat, sehingga orang akan cenderung makan lebih banyak ketika kurang tidur.

Penyakit jantung dan pembuluh darah

Sering tidur di pagi hari dan tidak cukup tidur dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti serangan jantung dan stroke. Kurang tidur akan meningkatkan tekanan darah dan peradangan dalam tubuh. Kedua hal inilah yang akan meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Mudah lupa

Waktu tidur yang tidak mencukupi bisa membuat seseorang menjadi lebih pelupa. Karena saat tertidur, tubuh akan berisitrahat dan memperbaiki jaringan-jaringan tubuh, termasuk sel-sel otak.

Saat seseorang kurang tidur, jaringan otaknya juga akan kekurangan oksigen serta energi sehingga ia menjadi mudah lupa.

Sulit berpikir dan berkonsentrasi

Penelitian menunjukkan bahwa tidur yang cukup dan berkualitas membuat seseorang dapat berpikir jernih, mudah mendapatkan ide, dan mampu memecahkan masalah.

Orang yang sering tidur pagi atau kurang tidur akan lebih sulit untuk fokus bekerja dan memusatkan perhatian. Hal ini sudah pasti akan mempengaruhi kinerja dan produktivitas kerja di kantor.

Mood mudah berubah

Kurang tidur di malam hari dalam jangka panjang dipercaya dapat menyebabkan perubahan mood, bahkan depresi. Selain itu, bahaya tidur pagi juga bisa membuat emosi seseorang menjadi kurang stabil lantaran kelelahan.

Peningkatan risiko kanker

Orang yang sering tidur pagi karena harus bekerja shift atau menjalani aktivitas tertentu di malam hari memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker. Hal ini didukung oleh beberapa studi yang menyebutkan bahwa sebagian pasien kanker memiliki kebiasaan sering begadang atau tidur kurang dari 7 jam.

Agar bahaya tidur pagi akibat kurang tidur tidak dialami, usahakan tidur di waktu yang sama setiap hari, batasi konsumsi kafein, rajin olahraga, serta matikan lampu kamar, gawai, dan barang elektronik lainnya saat sudah berbaring di tempat tidur.

Topik berita Terkait:
  1. Kesehatan
  2. Life Style
Berikan Komentar
Komentar Pembaca