
MAKASSARMETRO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar akhirnya mulai menerapkan teknologi pengurai sampah organik menggunakan belatung.

Kepala DLH Makassar, Rusmayani Madjid menyebut, teknologi hijau dari Korea Selatan ini bakal diterapkan di Bank Sampah Unit Kelurahan Paccerakkang.
“Kita akan terapkan teknologi BSF (Black Soldier Fly) dari Korea Selatan ini di Bank Sampah kita yang ada di Paccerakkang, ini sebagai langkah awal kita,” ungkap Rusmayani Madjid usai menerima delegasi Entomo Korea Selatan, Senin (8/7/2019).
Dia menyebut ada lahan yang bakal disiapkan untuk budidaya belatung ini. Pihak Entomo yang akan menyiapkan model kandangnya agar tidak terkontaminasi dengan sampah lain.
Diketahui, teknologi ini khusus untuk mengurai sampah organik saja.
“Jadi mereka yang siapkan teknologinya, termasuk sosialisasi, pelatihan tuk pemeliharaan, transfer teknologi ke Pemerintah Kota juga mereka yang atur,” ujarnya.
Mantan Kadis Pariwisata Makassar ini memaparkan, sampah organik seperti sisa makanan bakal diurai teknologi biologis ini menjadi bahan baku sabun, kosmetik hingga pakan hewan akan beroperasi pada tahun depan.
“Insya Allah tahun 2020 mendatang sudah bisa beroperasi. Pelan-pelan kita reduksi volume sampah sebelum Tempat Pemrosesan Akhir,” pungkasnya.
Kategori Tertinggi EPPD, Appi Beber Kunci Sukses Makassar Raih Kinerja Terbaik dari Kemendagri
Rabu, 29 April 2026 19:19
Kota Makassar Kian Menggeliat, Mal Ratu Indah Dikembangkan Jadi Kawasan Mixed-Use Modern
Rabu, 29 April 2026 19:14
Di Hari Otda 2026, Kota Makassar Sabet Penghargaan Nasional Kinerja Pemerintahan Terbaik
Senin, 27 April 2026 21:07
Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Tinjau Jumat Bersih di Dua Kecamatan
Jumat, 24 April 2026 20:38
Bongkar Mandiri Lapak di Kawasan SMKN 4 Bontoala, Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak
Kamis, 23 April 2026 19:32
Gebrakan Munafri: Pangkas Perjalanan Dinas Rp60 Miliar, dan Setop Pengadaan Randis Baru
Kamis, 23 April 2026 11:02