somberena parlementa

Kemeponra Dorong Pebisnis EO Selenggarakan Event Olahraga

Kamis, 08 Agustus 2019 21:22 WITA Reporter : Helmy
Kemeponra Dorong Pebisnis EO Selenggarakan Event Olahraga

MAKASSARMETRO – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendorong pelaku bisnis event organizing mampu menyelenggarakan event olahraga melalui Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Teknis Manajemen Promosi dan Pemasaran Industri Olahraga.

Kegiatan yang dihadiri puluhan pebisnis event organizer dari berbagai wilayah di Indonesia ini diselenggarakan di Hotel Aryaduta Makassar, Jln. Penghibur, Kamis (8/8/2019).

Asisten Deputi Industri dan Promosi Olahraga Kemenpora, Sandy Suwardi Hasan, industri olahraga, salah satunya event organizing masih belum dieksplorasi potensinya secara optimal oleh pebisnis lokal.

“Olahraga adalah pilihan bisnis strategis dan prospeknya sangat menjanjikan, salah satunya penyelenggaraan event olahraga. Kami ingin pelaku bisnis yang ada di Indonesia mampu mengambil peluang ini,” ungkap Sandy Suwardi Hasan.

Ada beberapa cara yang bisa dieksplorasi event organizer, salah satunya dengan menggandengnya dengan promosi pariwisata atau sporttourism.

“Event olahraga bisa juga sporttourism, sekaligus mengenalkan destinasi wisata dan potensi di wisata di daerah tersebut. Beberapa daerah di Indonesia sudah ada event seperti ini. Kami ingin event organizer lokal kita yang memanfaatkan potensi seperti ini. Baik di kecamatan, provinsi, nasional, kalau bisa internasional” ujar dia.

Dia mengaku masih perlu pengembangan wawasan, pengetahuan, hingga keterampilan bagi pebisnis dalam menjalankan sebuah event olahraga dengan mengedepankan olimpianism atau semangat olahraga. Selain kemampuan, diperlukan juga keahlian penyelenggaraan event olahraga yang tersertifikasi.

“Memang pemahaman dan kemampuan mengorganisir sebuah event olahraga sangat penting tapi diperlukan juga sertifikasi atau pengakuan secara legal. Dengan begitu, kita ketika ada event olahraga EO (event organizer, red) kita yang menangani,” terangnya.

Sementara itu, Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Helen Sarita Delima menyebut bahwa dunia olahraga nasional membutuhkan penyelenggara event olahraga dari anak negeri. Dia mengaku sangat menyayangkan jika event olahraga harus ditangani EO dari negara lain.

“Ini adalah kebutuhan yang harus diambil, jangan sampai diambil lagi dari luar. Asian Games kemarin itu sampai harus ditangani EO dari Amerika Serikat, coba kalau ada EO lokal kita yang tersertifikasi itu lebih bagus,” kata Helen.

” Untuk menjadi mitra penyelenggara OCE, mereka punya klasifikasi tersendiri. Game operation semua diatur. Semua harus punya legacy sehingga bisa dinilai berkapasitas,” tutupnya.

Topik berita Terkait:
  1. Kemenpora
Berikan Komentar
Komentar Pembaca