somberena parlementa

Penelitian “Karakter Cinta Damai Antikekerasan Mahasiswa”, Pria Asal Pinrang Raih Gelar Doktor di UPI

Selasa, 13 Agustus 2019 09:38 WITA Reporter : Widya
Penelitian “Karakter Cinta Damai Antikekerasan Mahasiswa”, Pria Asal Pinrang Raih Gelar Doktor di UPI

MAKASSARMETRO -Pria asal Kabupaten Pinrang, Sulsel, sukses meraih gelar doktor di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Adalah Candra Cuga yang berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Kedamaian berbasis Inkuiri Yurispundensial untuk Meningkatkan Karakter Cinta Damai dan Anti Kekerasan Mahasiswa”. Sidang Terbuka Promosi Doktor di Sekolah Pascasarjana (SPs) UPI, Senin kemarin.

Semasa penempuh pendidikan, Candra mencatatkan sederet prestasi yang pernah diraih. Di antaranya, menyandang gelar Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Universitas Negeri Makassar (UNM) 2008, lulusan terbaik S1 PPKn di FIS UNM 2009 , dan lulusan terbaik magister SPS UPI 2012.

Candra menyampaikan rasa syukurnya dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya. Ia juga berharap ilmunya bisa lebih bermanfaat kepada masyarakat atas pencapaiannya.

“Gelar ini saya persembahkan untuk bangsa dan negara tercinta Indonesia. Terkhusus kepada kedua orangtua saya dan sanak keluarga. Semoga pencapaian ini membuat saya semakin bermanfaat di tengah masyarakat, khususnya di tanah kelahiran saya Kabupaten Pinrang,” ungkap doktor muda Candra.

Tentang penelitian disertasinya, Candra melihat fenomena konflik dan kekerasan bersifat destruktif mahasiswa yang terjadi di perguruan tinggi khususnya di Indonesia. Inilah yang membuatnya memilih karya ilmiah disertasi tentang model pembelajaran pendidikan kedamaian.

Candra berharap, hasil dari disertasinya dapat digunakan secara luas dan menghasilkan pendidik berkarakter cinta damai dan antikekerasan.

“Semoga model pembelajaran yang dihasilkan dari disertasi ini, dapat digunakan secara luas dan menjadi prototipe pengembangan inovasi pembelajaran khususnya pada pendidikan kedamaian di perguruan tinggi, yang begitu sangat penting dan mendesak dilakukan,” harapnya.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca