
MAKASSARMETRO – Ustaz kondang asal Riau, Ustaz Abdul Somad (UAS) menjadi perbincangan hangat Minggu (18/8/2019). Hal itu berawal dari beredarnya video ceramah UAS soal salib.

Ceramah osen Universitas Islam Negeri Sultan Kasim Riau rupanya mengundang kontroversi.
“Apa sebabnya, Ustaz, kalau saya menengok salib, menggigil hati saya? Setan,” kata UAS, dalam video tersebut sebagaimana dilansir dari detikcom.
Pernyataan UAS tersebut dianggap menyinggung umat Nasrani.
Di tengah perbincangan soal pernyataan UAS, warga Twitter ramai-ramai menanggapi kasus tersebut dengan tagar #KamiBersatuBersamaUAS.
Tagar tersebut pun menjadi trending topic pertama Twitter Indonesia. Demikian bentuk dukungan warga kepada UAS.
Seperti yang diciutkan @SoewarnoDiah “Semua pemuka agama berdakwah sesuai dengan ajaran dalam agamanya. Jika sebuah dakwah yg menyampaikan firman Tuhan dlm kumpulan keagamaan atau tempat ibadah dipersekusi berarti sdh melanggar hak azazi. Jgn memahami ajaran sebuah agama dari sudut agama lain.”
“UAS Ulama yg menyadarkan umat tentang bahaya kebangkitan paham KOMUNIS di Indonesia. Saat ini mereka menggunakan pola saling mengadudomba umat beragama di Indonesia. Kaum Anti Pancasila, Anti Agama,” tulis @Entowijaya1.
“Semua pemuka agama berdakwah sesuai dengan ajaran dalam agamanya. Jika sebuah dakwah yg menyampaikan firman Tuhan dlm kumpulan keagamaan atau tempat ibadah dipersekusi berarti sdh melanggar hak azazi. Jgn memahami ajaran sebuah agama dari sudut agama lain,” tulis @SoewarnoDiah.
Kanal Panampu Al-Markaz Bakal Ditata Jadi Wisata Baru, UMKM Ikut Dilibatkan
Rabu, 30 September 2026 14:02
Pemkot Makassar Peduli Sesama Atasi Kekeringan, 1.096 Rit Air Bersih Disalurkan ke Pemukiman Warga
Sabtu, 26 September 2026 08:26
Bupati Gowa Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi PBG
Jumat, 25 September 2026 15:41
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Kamis, 24 September 2026 19:03
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36