(Ilustrasi: shutterstock) 
MAKASSARMETRO – Bayi yang lahir normal dan caeser ternyata memiliki perbedaan dalam perkembangan susunan bakteri di dalam usus yang dapat memengaruhi kesehatan pencernaan dan pernapasan.

Silansir dari Tabloidbintang.com, sebuah penelitian di Eropa mengungkapkan, anak-anak yang dilahirkan secara caesar memiliki keterlambatan dalam perkembangan susunan mikrobioma usus.
Susunan mikrobioma usus ini adalah kumpulan mikroorganisme kompleks yang hidup di saluran pencernaan.
Selain itu, bayi yang dilahirkan secara caesar juga lebih banyak mempunyai bakteri yang berpotensi berbahaya, dibandingkan dengan bayi yang lahir secara normal.
Perbedaan susunan mikrobioma ini pula yang diduga membuat bayi yang lahir dengan jalan operasi caesar lebih rentan mengalami infeksi pencernaan dan pernapasan.
Dokter dari Rumah Sakit Anak Wilhelmina di Utrecht, Belanda, Marta Reyman, yang turut berpartisipasi dalam penelitian ini mengatakan, “Dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan secara normal, anak-anak yang lahir dengan bedah caesar memiliki lintasan yang berbeda dari kolonisasi bakteri, yang dapat berimplikasi pada kesehatan pernapasan di masa depan.”
Ada lebih dari 1.000 jenis bakteri hidup di usus, masing-masing mempunyai peran penting dalam kesehatan kita, misalnya membantu mencerna makanan, merangsang pengembangan sistem kekebalan tubuh, dan melindungi tubuh dari infeksi.
Ggangguan perkembangan normal mikrobioma usus telah dikaitkan dengan berbagai penyakit termasuk penyakit usus, asma, alergi, dan kanker.
Namun setelah lahir, bayi perlahan-lahan membangun sistem kekebalan tubuh mereka sampai keadaan yang relatif stabil tercapai.
Sehingga perbedaan susunan mikrobioma usus pada bayi yang lahir dengan cara normal dan bayi yang lahir melalui operasi caesar akan berkurang seiring bertambahnya usia mereka.
Target 12.000 Pelari, Wali Kota Appi Target Makassar Half Marathon 2027 Menuju Level Internasional
Minggu, 01 November 2026 20:06
Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Makassar, Konstruksi Awal 2027 dan Rampung Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026 15:19
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Wali Kota Appi Tak Mau PSEL Dipaksakan
Selasa, 20 Oktober 2026 21:57
Bangun Makassar Lebih Inklusif, Appi Kenalkan Tujuh Program Prioritas kepada Praja Muda IPDN
Selasa, 20 Oktober 2026 16:36
Digitalisasi PBG Berbuah Capaian, Retribusi Makassar Tembus Rp21,38 Miliar
Senin, 19 Oktober 2026 15:25
Kabut Asap Selimuti Makassar, Appi Pastikan RS dan Puskesmas Siaga Hadapi Ancaman ISPA
Jumat, 16 Oktober 2026 19:27
Husniah Talenrang Dipecat sebagai Bupati Gowa
Kamis, 15 Oktober 2026 11:44
Tampil di Forum Dunia, Appi Gaungkan Pendidikan Disiplin Lalu Lintas Sejak Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 10:12