
MAKASSARMETRO – Warga Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala, Muh Arsyad mengakui, ia rutin melakukan penimbangan sampah yang telah dipilah oleh para ibu rumah tangga (IRT).

Ia juga tak mungkiri, jika program itu dapat menekan sampah yang berserahkan di lingkungan warga.
“Saya harapkan warga dapat menyadari arti sebuah kebersihan,” ucap Ketua RT 7 RW 4, Kelurahan Layang.
Lantaran ia menginginkan, agar program Badan Usaha Lorong (BULo) dapat dikembangkan lebih jauh, guna menjadikan Makassar dua kali tambah baik.
“Omzet kami satu kali penimbangan biasa mencapai Rp 1,6 juta,” katanya saat diwawancar, Jumat (13/9/2019).
Ada pun, lanjutnya, sampah pemilahan yang dikumpulkan 20 nasabah untuk ditimbang, seperti gelas plastik dan kardon bersih.
“Kalau gelas plastik ada 350 kilogram, sedangkan kardos 300 kilogram. Setelah itu, hasil penimbangan diserahkan langsung kepada UPTD Daur Ulang dan Pengelolaan Sampah (DUPS) Toddopuli,” ujarnya.
Aklamasi, Aliyah Mustika Ilham Terpilih Pimpin ASITA Sulsel 2026–2031
Jumat, 21 Agustus 2026 08:33
Hadapi Musim Kering, Pemkot Perkuat Dukungan Sarana Pertanian dan Teknologi untuk Petani Makassar
Kamis, 20 Agustus 2026 22:59
Job Fit Kepala OPD Makassar Dimulai, 40 Pejabat Jalani Wawancara dan Rekam Jejak
Rabu, 19 Agustus 2026 21:27
1.547 Lowongan Tersedia, Pemkot Makassar Perluas Akses Kerja Lewat Job Fair 2026
Rabu, 19 Agustus 2026 16:00
Lontara Plus Makin Lengkap, Pemkot Integrasikan Dukcapil, PBB Online dan Makassar Move
Senin, 17 Agustus 2026 19:35
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Appi Tekankan Pemerintah Jadi Pelayan Masyarakat
Senin, 17 Agustus 2026 19:32
DLH Makassar Gelar Jelajah Sampah Titik ke-13 Digelar di Biringkanaya
Minggu, 16 Agustus 2026 21:03
Munafri Pastikan Pemkot Hadir untuk Bantu Korban Kebakaran, KORPRI Makassar Bergerak Lewat Donasi
Rabu, 12 Agustus 2026 20:29