
MAKASSARMETRO – Warga Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala, Muh Arsyad mengakui, ia rutin melakukan penimbangan sampah yang telah dipilah oleh para ibu rumah tangga (IRT).

Ia juga tak mungkiri, jika program itu dapat menekan sampah yang berserahkan di lingkungan warga.
“Saya harapkan warga dapat menyadari arti sebuah kebersihan,” ucap Ketua RT 7 RW 4, Kelurahan Layang.
Lantaran ia menginginkan, agar program Badan Usaha Lorong (BULo) dapat dikembangkan lebih jauh, guna menjadikan Makassar dua kali tambah baik.
“Omzet kami satu kali penimbangan biasa mencapai Rp 1,6 juta,” katanya saat diwawancar, Jumat (13/9/2019).
Ada pun, lanjutnya, sampah pemilahan yang dikumpulkan 20 nasabah untuk ditimbang, seperti gelas plastik dan kardon bersih.
“Kalau gelas plastik ada 350 kilogram, sedangkan kardos 300 kilogram. Setelah itu, hasil penimbangan diserahkan langsung kepada UPTD Daur Ulang dan Pengelolaan Sampah (DUPS) Toddopuli,” ujarnya.
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri SPIDI Islamic Edu Fest 2026
Minggu, 11 Oktober 2026 15:26
Munafri Minta Dukungan Pusat Perkuat Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar
Jumat, 09 Oktober 2026 21:33
Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking Timnas Indonesia Meroket
Selasa, 06 Oktober 2026 22:58
MK Tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Gibran
Selasa, 06 Oktober 2026 22:52
Appi Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara
Sabtu, 03 Oktober 2026 20:00
Fasilitas Kesehatan Lengkap, Kota Makassar Dipilih Jadi Pilot Project Reformasi JKN Nasional
Jumat, 02 Oktober 2026 19:08