somberena parlementa

Terjebak Macet Setiap Hari Percepat Penuaan Dini

Selasa, 08 Oktober 2019 13:55 WITA Reporter : Makassarmetro
Terjebak Macet Setiap Hari Percepat Penuaan Dini

MAKASSARMETRO – Terjebak macet sudah menjadi hal biasa bagi mereka yang hidup di kota metropolitan. Anda yang hidup di Kota Makassar pun tak jarang mengalami kemaceten saat berkendara.

Makin hari, kemacetan tak dapat terhindarkan. Seolah tidak menenal waktu, mau itu pagi, siang, apalagi saat sore pada jam pulang kantor.

Ternyata, sering terjebak macet dapat mempercepat penuaan dini. Selain macet, ada 4 lainnya yang dapat mempercepat penuaan dini sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia.

Terjebak macet setiap hari

Lokasi kantor yang jauh dari rumah, belum lagi disertai macet merupakan kenyataan yang menyebalkan. Ternyata, menghabiskan berjam-jam setiap hari di dalam kendaraan dan terjebak macet sama buruknya bagi kesehatan sekaligus kewarasan Anda.

Perjalanan yang panjang dan macet meningkatkan level kortisol dan adrenalin yang bisa berujung pada meningkatnya risiko serangan jantung. Jadi, ada ancaman fisik langsung. Kecuali jika Anda benar-benar menyukai pekerjaan itu, tapi coba pertimbangkan kembali untuk menemukan kantor yang lebih dekat dengan rumah atau memilih tempat tinggal yang jaraknya berdekatan dengan kantor.

Sebuah studi mengungkapkan bahwa perjalanan dari rumah ke kantor yang lebih dari 16 kilometer dan harus ditempuh setiap hari memberi efek merugikan bagi kesehatan, seperti ketidakbahagiaan hingga tekanan darah tinggi.

Namun sebagian besar efek yang nyata dari perjalanan panjang itu tak hanya fisik seperti otot tegang, melainkan mental, stres, kemarahan, kebosanan, dan kelesuan.

Konsumsi minuman beralkohol

Supaya kulit tetap lembap dan tidak keriput, tubuh perlu banyak mengonsumsi air. Namun tidak semua air yang dikonsumsi baik bagi tubuh, terutama kulit.

Minuman yang tidak baik bagi kulit antara lain alkohol dan soda. Zat yang terkandung dalam minuman alkohol menyebabkan kulit dehidrasi dan mengurangi kadar vitamin A dalam tubuh sehingga kulit tampak kering dan kusam.

Tak jauh beda dari alkohol, soda sama buruknya bagi kulit bahkan otak–seperti halnya bagi organ-organ tubuh yang lain. Studi dalam jurnal Alzheimer & Dementia pada 2017 mengungkapkan konsumsi soda harian dikaitkan dengan penurunan volume otak dan penurunan fungsi memori.

Terlebih, dalam studi lanjutan ditemukan bahwa orang yang minum diet soda tiga kali lebih mungkin mengalami stroke atau serangan jantung daripada mereka yang tidak pernah mengonsumsi minuman manis. Sebaiknya ganti soda dan alkohol dengan air putih, smoothie,teh herbal, atau jus buah segar tanpa banyak gula.

Marah-marah

Kemarahan, stres, dan menyimpan dendam tidak hanya mengacaukan pencernaan, tetapi juga menyebabkan penuaan dini. Memiliki sikap yang kaku, tidak bisa santai, dan tidak kenal kompromi dapat ‘memperkeras’ tubuh.

Sering marah-marah sebenarnya paling dekat dengan risiko penyakit jantung koroner, sementara depresi terkait dengan penuaan sel.

Tak dimungkiri bahwa stres atau kemarahan tak sepenuhnya bisa dihindari, tetapi ketimbang marah dan menyimpan dendam sebaiknya temukan cara-cara positif untuk melepaskan emosi berlebih seperti dengan olahraga, meditasi, dan aktif dalam keterlibatan sosial.

Selain itu, jiwa yang penuh emosi dapat memengaruhi kondisi fisik Anda. Tubuh menahan stres dan trauma dengan rahang yang menjadi kaku, alis berkerut, dan bahu yang merosot. Postur seperti itu dapat memperburuk kondisi fisik Anda.

Tidak merawat kulit dengan baik

Penuaan berkorelasi dengan tampilan fisik salah satunya kulit. Oleh karenanya, penting untuk menjaga kesehatan kulit dengan melakukan perawatan.

Sebelum tidur atau pada malam hari selepas beraktivitas bersihkan wajah dari kotoran, debu, dan sisa riasan, kemudian aplikasikan pelembap atau moisturizersupaya kulit tidak kering. Kulit yang lembap dapat mendorong regenerasi kulit.

Di siang hari, jangan pernah tinggalkan tabir surya, baik pada wajah maupun tubuh. Sinar matahari merupakan penyebab utama kerusakan kulit seperti keriput, flek, bahkan berujung pada kanker kulit. 90 persen penuaan disebabkan oleh matahari. Jadi memakai tabir surya setiap hari merupakan kebiasaan terbaik yang bisa dilakukan untuk membuat awet muda.

Meski cuaca mendung maupun bukan musim kemarau, tetap gunakan sunscreen. Sebab sinar UVA–sinar yang paling merusak–dapat menembus awan dan kaca yang menyebabkan penuaan dini dan mungkin kanker kulit.

Posisi tidur yang salah

Jangan menyepelekan posisi tidur karena dapat memunculkan keriput. Selama tidur kulit akan melakukan regenerasi. Tengkurap dan menempelkan wajah pada bantal saat tidur dapat memicu lipatan di wajah.

Telentang adalah posisi teraman bagi regenerasi kulit wajah. Tapi jika lebih sering dan nyaman tidur dengan posisi miring, gantilah sarung bantal dari bahan satin yang lembut di kulit wajah.

Topik berita Terkait:
  1. Kesehatan
  2. Penuaan Dini
Berikan Komentar
Komentar Pembaca