
MAKASSARMETRO– Seorang bayi laki-laki tewas setelah dimasukkan ke dalam mesin cuci oleh ibunya, ST, yang merupakan seorang asisten rumah tangga di Palembang, Sumatera Selatan.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh rekan ST setah mendengar suara tangis bayi yang bersumber dari dalam mesin cuci.
Bayi kemudian dibawa ke ke Rumah Sakit Siloam Palembang untuk menjalani perawatan. Sayangnya, karena kondisinya yang lemah, bayi ini meninggal. Lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum.
Polres Palembang kemudian menahan ST. Kepada penyidik dia mengaku bayi tersebut merupakan anak dari hubungan asmara dengan pacarnya, AD. Karena enggan bertanggung jawab setelah mengetahui ST hamil, AD pun kabur.
ST mengaku dirinya tidak bermaksud untuk membunuh bagi tersebut. Dia menaruhnya di dalam mesin cuci untuk sementara, untuk menyembunyikannya dari rekan sesama asisten rumah tangga. Kata dia, bayi tersebut akan dibawa ke Panti Asuhan.
“Hanya sementara diletakkan di situ (mesin cuci). Rencananya mau dibawa ke panti asuhan,” ujar dia.
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
Rabu, 23 September 2026 12:05
Kemarau Panjang, PDAM Makassar Bergerak Salurkan 4,56 Juta Liter Air Bersih untuk Masyarakat
Selasa, 22 September 2026 21:36
Tak Mau Kebijakan Berbasis Asumsi, Appi Akan Perkuat ASN Makassar dengan Keahlian Statistik
Senin, 21 September 2026 22:03
Munafri Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular melalui Sekolah dan Bank Sampah
Senin, 21 September 2026 22:00
Wali Kota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar
Minggu, 20 September 2026 20:43
Aliyah Mustika Ilham Ajak Lulusan Poltekpar Makassar Jadi Talenta Unggul Industri Pariwisata
Sabtu, 19 September 2026 23:01
Titip Pesan ke Wisudawan STIM-LPI, Appi: Jaga Integritas dan Nama Baik Almamater
Sabtu, 19 September 2026 20:14
Aliyah Mustika Ilham: Pencegahan HIV-AIDS Butuh Kolaborasi dan Kepedulian Bersama
Kamis, 17 September 2026 21:25