MANILA – Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan, mempersembahkan medali emas angkat besi 61 kg putra SEA Games 2019 di RSMC Ninoy Aquino Stadion, Manila, Senin (2/12/2019). Eko mencatat total angkatan 309 kilogram.

Pria 30 tahun tersebut mencatat angkatan snatch 140 kilogram dan 169 kilogram di clean and jerk. Mengalahkan dua pesaingnya dari Vitenam, Thach Kim Tuan, dengan total angkatan 304 kilogram dan lifter Malaysia, Muhammad Aznil (284 kg).

Raihan medali emas ini memperbaiki catatan Eko Yuli. Di SEA Games 2017, pria kelahiran Metro, Lampung hanya bisa merebut medali perak. Atas prestasinya, dia layak dinobatkan sebagai raja angkat besi Asia Tenggara, karena sebelumnya meraih emas pada SEA Games 2007, 2009, 2011, dan 2013.
“Ya alhamdullilah, puas, senang, yang pasti karena bisa memaksimalkan peluang yang ada. Bisa memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” kata peraih emas Asian Games 2018 tersebut. (*)
Pemkot Makassar Tata Ulang Titik Reklame, Target PAD Naik dan Wajah Kota Tetap Estetik
Senin, 10 Agustus 2026 22:03
TDA Makassar Siap Dampingi UMKM Kembangkan Bisnis Pengelolaan Sampah
Senin, 10 Agustus 2026 20:46
Karebosi Disiapkan Jadi Pusat HUT Ke-81 RI, Pemkot Makassar Matangkan Seluruh Persiapan
Minggu, 09 Agustus 2026 08:28
TP PKK Makassar Gelar Kajian Islam, Perkuat Peran Muslimah Bentuk Keluarga Tangguh
Jumat, 07 Agustus 2026 22:27
DLH Makassar Ajak Masyarakat Kepulauan Jaga Keanekaragaman Hayati Pesisir
Kamis, 06 Agustus 2026 22:30
Pemkot Makassar Pastikan PSEL Tetap Berjalan, Lokasi Masih Dibahas
Kamis, 06 Agustus 2026 15:56