somberena parlementa

Diskusi Inspirasi BakTI Bahas Inovasi Dispustaka Makassar

Jumat, 21 Februari 2020 15:27 WITA Reporter : Musthain
Diskusi Inspirasi BakTI Bahas Inovasi Dispustaka Makassar

MAKASSARMETRO – Yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) mengangkat inovasi Dinas Perpustakaan dalam Diskusi Inspirasi yang digelar di Kantor BaKTI, Jalan Mappanyukki, Kamis (20/2/2020).

Diskusi yang dipandu oleh Luna Vidya ini, menghadirkan Pustakawan Dinas Perpustakaan Makassar Tulus Wulan Juni dan Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dispustaka Makasar Thato Amran Kudus.

Selain itu, diskusi ini dihadiri pula oleh Direktur eksekutif Yayasan BaKTI, M. Yusran Laitupa, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros, Perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi, Balitbangda Makassar, Balitbangda Kabupaten Sinjai, Penerbit Erlangga Makassar, serta beberapa Kepala Sekolah dan Kepala Perpustakaan, pegiat literasi, Pokja Pustakawan dan dari berbagai komunitas.

Kepala SD Negeri Percontohan PAM Makassar, Burhanuddin Talib, yang menjadi peserta diskusi sekaligus penerima manfaat inovasi Sentuh Pustaka Dispustaka Makassar, dalam diskusi ini menyampaikan perbedaan yang dirasakan setelah mendapat program inovasi ini.

“Pola pembinaan Perpustakaan yang dulunya hanya pemberian Bimtek belum bisa dirasakan karena yang saya tugaskan mengikuti Bimtek, pulang dari Bimtek bingung lagi mereka. Berbeda dengan adanya Sentuh Pustaka, Tim Sentuh Pustaka terjun langsung, semua dibongkar kemudian dibenahi termasuk sarana IT dan akhirnya kita bisa melihat Perpustakaan yang sebenarnya dan sesuai standar,” ujarnya.

Thato Amran Kudus menyampaikan, bahwa untuk menerima program pendampingan Sentuh Pustaka pihak Sekolah terlebih dahulu bersurat. Kemudian, pada tahap awal, tim Sentuh Pustaka akan memantau layak atau tidaknya. Selain itu, kata Thato Amran, dibutuhkan komitmen Kepala Sekolah, jika kondisinya belum memungkinkan maka akan dilakukan pembinaan terlebih dahulu.

“Setiap tahun Dinas Perpustakaan Kota Makassar hanya bisa melakukan Sentuh Pustaka di 10 titik sekolah.” pungkasnya.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca