Jadi Episentrum Penyebaran Covid-19 di Sulsel, Makassar Berlakukan PSBK

12 Apr 2020 15:03
Author: Redaksi MakassarMetro

MAKASSARMETRO – Rektor Universitas Hasanuddin, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan bahwa situasi Kota Makassar perlu mendapat perhatian serius, dengan adanya gejala peningkatan kasus.

Kata dia, Makassar sudah menjadi episentrum penyebaran Covid-19 di Sulawesi Selatan. Jumlah positif Covid-19 di Sulawesi Selatan mencapai 168 kasus per 11 April 2020. Sebagian besar berada di Kota Makassar dengam 105 kasus.

“Kalau kita lihat data, Kota Makassar ini adalah episentrum di Sulawesi Selatan. Kita perlu mengidentifikasi, di Kota Makassar ini episentrumnya ada di mana saja. Nah, kita perlu merumuskan strategi intervensi di situ,” kata Prof Dwia.

Paparan Tim Surveilance Satgas Covid-19 Unhas mengenai pembaharuan data situasi sebaran kasus dan hasil analisis yang telah dilakukan selama wabah berlangsung.

Data terbaru terkait analisis episentrum di Kota Makassar, kata Anggota Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr. Andi Alfian Zainuddin dapat dijadikan bahan bagaimana upaya yang perlu dilakukan untuk mengatasinya.

“Analisa kita menampilkan data kepadatan kasus menggunakan analisis kernel density, dimana area yang dianggap rawan dianalisis berdasarkan sumber kasus, kerapatan antar kasus, dan mobilitas kasus,” kata Alfian.

Dalam intervensi yang akan dilakukan, batas administrasi wilayah hanya akan menjadi penanda saja, untuk dapat memetakan jumlah penduduk dan fasilitas kesehatan yang tersedia.

Pj. Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengisyaratkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK) di beberapa wilayah yang dinilai rawan. Informasi yang diterima PSBK berlaku di Kecamatan Rappocini, Panakkukang, Tamalate dan Ujung Pandang.

” Intervensi ini sudah tidak lagi sifatnya hanya Pemkot saja. Tapi pemerintah provinsi yang juga akan mendukung secara penuh dari PSBK-PSBK yang ada di Kota Makassar,” ujar Iqbal Suhaeb.

Covid-19Iqbal SuhaebPj Wali Kota MakassarPSBKUniversitas Hasanuddin

Berita Terkini