MAKASSARMETRO – Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan SDM Daerah Makassar, Basri Rakhman menyebut sengaja tidak mempublikasikan secara besar-besaran pelantikan pejabat lingkup Pemkot Makassar.

Menurutnya, jika terekspos terlalu jauh maka anjuran physical distancing tidak bisa diterapkan sebab mampu menarik kerumunan orang dalam satu ruangan.

“Kalau terekspos besar, nanti tidak bisa physical distancing, tidak bisa dihindari kalau ramai orang datang. Itu pertimbangannya. Itupun kita melantik tiga orang untik mengisi jabatan lowong, kan selama ini diisi Plt (pelaksana tugas, red.), sudah ada izin dari pusat, dalam hal ini Kemendagri dan restu Gubernur,” ungkap Basri Rakhman, Selasa (14/4/2020).
Mengenai pelantikan di tengah pandemi Covid-19, Basri Rakhman menegaskan bahwa justru dengan diadakannya pelantikan ini akan mengakselerasi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada publik.
“Beda itu kalau dia Plt dengan definitif, ada semangat dan batasan kewenangan di situ, makanya didefinitifkan. Justru disaat seperti darurat seperti ini harus cepat diisi, untuk kepastian dan legalitas dalam melayani masyarakat. Lurah satu orang kepala seksi dua orang yang dilantik oleh Pak Sekda,” jelasnya.
Dia menegakan, pembagian wilayah kerja dalam tupoksi masing-masing sudah jelas. BKPSDMD bertugas mengelola sumber daya aparatur, dia meminta agar pejabat yang lain fokus dengan tupoksi masing-masing.
“Ini tugas kami di BKD seluruh sumber daya aparatur dikolela supaya semua pekerjaan maksimal. Kondisi sekarang banyak plt. Untuk memaksimalkan kinerja pemerintahan makanya harus diisi. Masih ada sekitar 50 an pejabat lingkup Pemkot Makassar yang telah memperoleh izin Kemendagri untuk dilantik, cuma kita atur waktu yang paling aman,” tutupnya.
Pemkot Makassar Tertibkan Lapak Pasar Kubis dan Pedagang di Jalan Veteran Lancar, Tanpa Keributan
Senin, 25 Mei 2026 21:27
Munafri: Dies Natalis FH Unhas Jadi Momentum Perkuat Ikatan Alumni
Minggu, 24 Mei 2026 22:08
Soroti Begal hingga Narkoba, Andi Suhada Ingatkan Jaga Keselamatan Anak
Rabu, 20 Mei 2026 20:30
Warga Tamalanrea Menolak Jadi “Tumbal” PSEL, Desak Pemerintah Pusat Tinjau Ulang Lokasi
Rabu, 20 Mei 2026 19:34
Reses Perdana, Sampah Jadi Sorotan Andi Suhada di Kecamatan Ujung Pandang
Selasa, 19 Mei 2026 18:21
Berulang Melanggar, Lapak PKL di Tallo Ditertibkan, Jalan Sunu Disiapkan Jadi Solusi
Senin, 18 Mei 2026 22:00
Makassar Menuju Transportasi Modern, Munafri Tawarkan Skema BTS dan Subsidi APBD
Senin, 18 Mei 2026 21:33