Trump Berulah, Media Sosial Banjir Dukungan untuk Reporter Ini

Selasa, 12 Mei 2020 15:10 WITA Reporter : Rul
Trump Berulah, Media Sosial Banjir Dukungan untuk Reporter Ini

MAKASSARMETRO — Presiden Amerika Donal Trump memberi perlakuan bernada rasial terhadap wartawan keturunan Cina. Kejadian itu bermula saat Trump menggelar konferensi pers perkembangan virus corona pada Senin (11/5) kemarin.

Weija Jiang, jurnalis CBS News mengajukan pertanyaan mengapa Trump terus berkeras bahwa AS melakukan upaya pengujian virus corona yang diklaim lebih baik dibandingkan negara lain di dunia.

“Mengapa itu (pengujian virus) penting? Mengapa ini menjadi sebuah kompetisi global, ketika setiap hari, orang Amerika masih kehilangan nyawa mereka?,” ujar Jiang dalam sesi tanya jawab dengan Trump seperti dilansir Makassarmetro melalui laman AFP, Selasa (12/05/2020).

Pertanyaan tersebut diajukan Jiang setelah AS yang kerap mengklaim melakukan pengetesan virus corona, namun angka kematian terus meningkat hingga kini mencapai lebih dari 80 ribu korban jiwa.

Alih-alih menjawab pertanyaan Jiang, Trump justru memberi respons yang mengejutkan dengan menjadikan China sebagai kambing hitam.

“Mungkin itu pertanyaan yang harus Anda tanyakan ke China. Jangan tanya saya. Tanyakan pertanyaan itu ke China, oke?,” ujar Trump merespons pertanyaan Jiang yang merupakan keturunan imigran China yang pindah ke AS.

Merasa tidak senang dengan pertanyaan Jiang, lalu Presiden Amerika tersebut beralih dan menunjuk wartawan lain. Lantas ia pun menunjuk wartawan lain untuk mengajukan pertanyaan. Collins yang hendak mengajukan pertanyaan justru tidak mendapat kesempatan bertanya dan diabaikan oleh Trump.

“Tapi Anda tadi menunjuk saya,” kata Collins. “Saya punya dua pertanyaan, Tuan Presiden. Anda tadi menunjuk saya.”

“Ya. Dan kamu tidak menanggapi, dan sekarang saya menunjuk perempuan muda di belakang untuk bertanya,” ucap Trump menanggapi keberatan Collins.

“Saya hanya ingin membiarkan rekan saya selesai bertanya (mengacu pada pertanyaan Jiang). Tapi bisakah saya bertanya lebih dulu?,” ujar Collins, yang merupakan kresponden CNN.

Alih-alih merespons pertanyaan Collins, Trump justru memberikan pernyataan mengejutkan dengan menyudai sesi konferensi media.

“Hadirin sekalian, terima kasih banyak,” ujar Trump yang tiba-tiba meninggalkan area konferensi pers.

Aksi Trump yang anti kritik menuai reaksi beragam dari banyak pihak, tak terkecuali pengguna media sosial. Dalam seketika jagat media sosial diramaikan tagar #StandWithWeijiaJiang untuk mendukung sikap Jiang yang mendapat diskriminasi dari Trump.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca