Plt Kadis PU Kota Makassar: Proyek Pedestrian Metro Tanjung Siap Ditender

Selasa, 11 Agustus 2020 15:04 WITA Reporter : Makassarmetro
Plt Kadis PU Kota Makassar: Proyek Pedestrian Metro Tanjung Siap Ditender Ilustrasi.

MAKASSARMETRO – Kepala BLPBJ Kota Makassar, Fuad Azis, mengatakan proyek pedestrian Metro Tanjung memang menjadi skala prioritas. Perlu digenjot agar bisa secepatnya di tender. Setelah dokumen tender diterima, pihaknya langsung melakukan verifikasi agar segera dilakukan kaji ulang.

“Dokumennya sudah masuk dan itu langsung kita verifikasi. Sore ini juga kita jadwalkan kaji ulang, tidam bisa ditunda karena waktu terus jalan,” ungkap Fuad, Selasa (11/8/2020)

Pada tahapan kaji ulang, pokja bersama OPD teknis membahas terkait rencana umum pengadaan. Mulai dari nilai kontrak, spesifikasi teknis barang dan jasa, harga perkiraan sendiri (HPS), hingga proses pengerjaan disisa waktu berjalan.

“Jadi kaji ulang ini kita mau samakan persepsi layak atau tidaknya proyek ini ditender,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PU Kota Makassar, Nirman Mungkasa proyek pembangunan pedestrian Metro Tanjung Bunga senilai Rp127 miliar siap ditender. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar telah mengajukan dokumen tender ke Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ).

“Kita sudah setor dokumen ke ULP, sekarang sudah tahap pratender,” bebernya.

Pihaknya juga berupaya agar proyek ini bisa ditender segera mungkin mengingat sisa waktu empat bulan sebelum tahun anggaran berakhir. Apalagi groundbreaking proyek ini ditarget mulai awal September nanti.

Sebelum ditayangkan di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) akan dilakukan kaji ulang terlebih dahulu perihal perencanaan awal proyek ini. “Nanti kita lihat di kaji ulang apakah dengan sisa waktu sekarang bisa dilanjutkan sesuai perencanaan awal atau ada perbaikan,” paparnya.

Nirman menerangkan rencananya awal, pihaknya terlebih dahulu akan membangun pedestrian sepanjang 3,2 kilometer dengan lebar 50 meter. Mulai dari danau Mal GTC hingga jembatan Upper Hills.

Selain itu, pembangunan pedestrian di kawasan yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Takalar itu mengadopsi konsep pedestrian disejumlah kota besar seperti Sudirman-Thamrin di Jakarta. Tapi tetap mengedepankan kearifan lokal.

Selain itu, pedestrian Metro Tanjung Bunga juga akan dilengkapi dengan taman dan tempat duduk dengan jarak setiap 5 meter. Kemudian tak ketinggalan akan menyiapkan jalur khusus disabilitas. “Jadi nanti panjangnya itu masing-masing sisi itu 1,6 kilometer dan lebarnya itu 50 meter. Jadi kita fasilitasi masyarakat biar nyaman beraktivitas disitu,” ujarnya. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Pedestrian Metro Tanjung Bunga
Berikan Komentar
Komentar Pembaca