Penginputan Data Siswa Untuk Kuota Bersubsidi Berakhir 15 September

Jumat, 11 September 2020 19:38 WITA Reporter : Makassarmetro
Penginputan Data Siswa Untuk Kuota Bersubsidi Berakhir 15 September

MAKASSARMETRO — Masih banyak sekolah atau pun kampus yang belum menginput data nomor handphone (HP) peserta didik dan pendidiknya. Maka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), tetap membuka aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).

Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Muhammad Hasan Chabibie mengatakan, batas penginputan data diharapkan sebelum tanggal 15 September mendatang.

“[Sebagian nomor HP] sudah secara paralel kita sampaikan [ke operator] sampai tanggal 15 nanti,” kata Hasan Chabibie, mengutip dari lamana CNN Indonedonesia, Jumat (11/09).

Melanjutkan pihaknya bakal menyampaikan data nomor handphone (HP) untuk subsidi kuota belajar tahap satu ke operator sampai 15 September 2020.

“Nanti yang belum masuk [ke tahap pertama] kita susulkan ke operator di akhir bulan,” ujar Hasan

Pusdatin Kemendikbud masih mengolah data jumlah nomor HP yang sudah terinput ke Data Pokok Pendidikan. Sedangkan PDDikti mencatat baru 49,26 persen data mahasiswa dan 48,61 persen data dosen tercatat per 10 September.

Dari keseluruhan data mahasiswa, 47,46 persen diantaranya berasal dari Indonesia barat, 42,44 persen dari Indonesia tengah, dan 33,74 persen dari Indonesia timur. Sedangkan pada data dosen, 50,41 persen berasal dari Indonesia barat, 43,39 persen dari Indonesia tengah, dan 43,38 persen dari Indonesia timur.

Kemendikbud menargetkan kuota sampai ke penerima subsidi pertengahan September. Selama September sampai Desember 2020, siswa bakal menerima 35 gigabyte per bulan, guru menerima 42 gigabyte per bulan, serta mahasiswa dan dosen menerima 50 gigabyte per bulan.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca