Ajak Pemuda Persiapkan Diri, Fatayat NU Makassar- Nurani Institute Gelar Webinar

Minggu, 13 September 2020 18:58 WITA Reporter : Makassarmetro
Ajak Pemuda Persiapkan Diri, Fatayat NU Makassar- Nurani Institute Gelar Webinar

MAKASSARMETRO – Fatayat NU Kota Makassar bekerja sama dengan Nurani Institute Indonesia gelar seminar online, yang mengusung tema “Pendidikan Kepemimpinan dan Ketahanan Keluarga Bagi Pemuda”.

Dalam sambutannya, Ketua FATAYAT NU Kota Makassar Mutmainnah Syam, SH. “Kasus perceraian semakin meningkat, indikasi dari ketidak siapan pemuda dalam membentuk dan menangani masalah-masalah keluarga, fatayat selama ini sering turun mengedukasi pemuda soal kesehatan reproduksi, dan parenting, hari ini mengajak pemuda belajar soal ketahanan keluarga agar kualitas kepemimpinan pemuda, terutama dlm rumah tangga menjadi lebih berkualitas”

Adapun sambutan Direktur Nurani Institute Indonesia, Dr.Hj. Nurhidaya, M.Si menerangkan bahwa webinar Nasional ini sudah sesi ke dua dari Webinar Minggu lalu kita lakukan. Dan beberapa Webinar yg telah kita lakukan dengan bekerja sama dengan beberapa kementerian dan lembaga termasuk Fatayat NU Kota Makassar.

“Jadi, ini adalah kegiatan webinar Nasional yang dilaksanakan yang sudah beberapa sesi, dan webinar kali ini dilaksanakan bekerja sama dengan Fatayat NU Kota Makassar”. Terang Nurhidaya, Minggu, 13/09/2020.

Lebih jauh, Nurhidaya menerangkan bahwa peserta yang berasal dari kalangan muda mudi ini diharapkan bisa mempersiapkan diri dan mempunyai bekal sebelum menikah kedepannya.

“Kami harapkan kedepannya, dengan dilaksanakannya webinar Nasional ini, dimana pesertanya merupakan pemuda diharapkan bisa memiliki bekal dan mempersiapkan diri sebelum menikah kedepan” Terang Nurhidaya

Webinar Nasional yang menghadirkan dokter Hasto Wardoyo selaku kepala kependudukan dan keluarga berencana nasional, serta Margaret Aliyatul Maimunah selaku Komisioner KPAI dilaksanakan pada Minggu pagi pukul 11.00 WITA hingga 13.30 WITA. Dimana, Nurani Institute Indonesia fokus pada pendampingan dalam bidang psikologi, komunikasi, hukum, Pendidikan dan sosial Keagamaan.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca