Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar. MAKASSARMETRO – Kapasitas ruang isolasi perawatan pasien COVID-19 di Rumah Sakit Dadi Khusus (RSDK) Kota Makassar, sudah terisi penuh. Dari 12 kamar dengan 10 kamar utama dan dua cadangan semuanya sudah terisi.

“Kami punya 12 kamar. Maksimal hanya menerima 10 kamar dan dua cadangan. Sebelumnya kosong sekarang sudah terisi penuh. Artinya, ini ada penambahan, karena penularan virus terus berkembang,” ungkap Direktur RSDK, Dr Arman Bausat, dikutip dari Antara, Kamis (14/1/2021).

Dengan tingkat keterisian ruangan di rumah sakit itu di atas 90 persen, langkah-langkah dilakukan pihak rumah sakit tetap menjalankan standar perawatan penanganan pasien positif COVID-19, tetapi belum bisa menerima pasien rujukan.
Selain itu, melihat laju penularan ynag cukup tinggi, pihaknya menekankan agar seluruh masyarakat menaati betul protokol kesehatan (prokes).
“Faktor utamanya akibat dari kelalaian. Bila kita terus abai (Protokol Kesehatan) maka virusnya kembali menyerang. Pandemi ini tidak akan selesai sampai tahun 2021, makanya kita harus siap-siap,” bebernya.
Jumlah pasien positif yang dirawat sementara berjumlah 119 orang pasien, sedangkan kapasitas tempat tidur hanya 200 unit, sehingga sangat terbatas. (*)
Pemkot Makassar Perdana Terlibat, Munafru: MIWF 2026 Jadi Panggung Kolaborasi Kreatif Global
Selasa, 12 Mei 2026 16:53
Disetujui Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Makassar Berlanjut
Selasa, 12 Mei 2026 16:39
Korban Geng Motor di Ablam Dirawat GRATIS di RS Daya, Pemkot Makassar Tanggung Biaya
Senin, 11 Mei 2026 23:08
Wali Kota Makassar Terima Penghargaan Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
Sabtu, 09 Mei 2026 00:04
“Dari Literasi ke Aksi”, Pemkot Makassar Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Keuangan Nyata
Kamis, 07 Mei 2026 20:44
SPMB Makassar 2026 Resmi Dibuka, Disdik Siapkan Sistem Transparan dan Anti Manipulasi
Kamis, 07 Mei 2026 20:40
Bukti Kerja Kolaboratif, Makassar Masuk Elite Kota Toleran Indonesia
Rabu, 06 Mei 2026 21:16
Pemkot Makassar Susun Roadmap Terintegrasi Penanganan ODGJ Berbasis Kolaborasi
Rabu, 06 Mei 2026 21:02