Retribusi Dinilai Timpang, Bapenda Makassar Dukung Revisi Kerja Sama Pasar Segar

Sabtu, 27 Februari 2021 14:33 WITAReporter : Makassarmetro
Retribusi Dinilai Timpang, Bapenda Makassar Dukung Revisi Kerja Sama Pasar SegarIlustrasi.

MAKASSARMETRO – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar mendukung rencana DPRD Makassar untuk meningkatkan pendapatan yang bersumber dari penarikan retribusi.

Khususnya torehan retribusi di atas lahan fasilitas umum (fasum) milik Pemerintah Kota yang ada di kawasan Pasar Segar. Nilainya diklaim tidak wajar, hanya Rp92 juta per tahun. Jumlah itu dinilai sangat timpang.

Sekretaris Bapenda Kota Makassar, Ibrahim Akkas, mengatakan, niatan dewan untuk meningkatkan torehan retribusi di Pasar Segar patut diatensi.

“Artinya ini bagus dari segi pendapatan. Selama itu berorientasi terhadap PAD kita dukung,” ujar Ibrahim dikutip dari Sindonews, Sabtu (26/2/2021).

Ibrahim berujar, pihaknya tidak punya wewenang dalam mengatur retribusi. Bapenda hanya fokus dalam melakukan penarikan pajak.

Retribusi Bapenda, kata dia, hanya bersumber pada penggunaan tanah untuk reklame dan retribusi penawaran titik reklame.

“Kalau pasar itu bukan ranah kita. Apalagi sampai mengatur besaran retribusinya,” terang dia.

Jika berbicara pasar, kata dia, itu bisa masuk ranah PD Pasar Makassar Raya. “Jadi kalau setorannya lewat perusda, jadi bentuknya nanti dalam bentuk dividen,” beber Ibrahim.

Kepala Bapenda Kota Makassar, Irwan Adnan, mengatakan bahwa kontribusi retribusi dan pendapatan lain termasuk dividen dari perusda terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota Makassar rata-rata hanya 8 persen dan pajak menyumbang 92 persen.

“Jadi, memang sudah seharusnya potensi retribusi meski dikaji lagi,” katanya. (*)

Topik berita Terkait:
  1. Bapenda Makassar
  2. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca