Tidak Setor Laporan Harta Kekayaan, Pejabat Pemkot Makassar Jangan Harap Terima TPP

Rabu, 17 Maret 2021 11:24 WITAReporter : Makassarmetro
Tidak Setor Laporan Harta Kekayaan, Pejabat Pemkot Makassar Jangan Harap Terima TPPIlustrasi.

MAKASSARMETRO – Pejabat Pemkot Makassar yang tidak menyetor Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tidak akan menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Wali Kota Makassar Nomor: 800/1434/BKPSDMD/III2021 perihal penyampaian eLHKPN Tahun 2020 secara online. Batas akhir penyetoran LHKPN paling lambat 31 Maret 2021.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar, Andi Siswanta Attas, meminta seluruh pejabat wajib LHKPN untuk melaporkan harta kekayaan miliknya.

“Diingatkan kembali kepada seluruh pejabat eselon II, camat, kepala bagian, sekretaris, dan auditor yang belum membuat LHKPN segera ditindaklanjuti,” kata Siswanta Attas dikutip dari Sindonews, Rabu (17/3/2021).

Berdasarkan data aplikasi LHKPN KPK, sampai saat ini masih banyak pejabat Pemkot Makassar yang belum menyetor LHKPN.

Siswanta menegaskan, pejabat yang tidak menyetor LHKPN dipastikan tidak menerima TPP. Kebijakan itu merujuk pada Perwali 90/2019 tentang TPP PNS Lingkup Pemkot Makassar.

Disebutkan pada Pasal 21 ayat 3 Perwali 90/2019 bahwa pembayaran TPP dapat diberikan setelah PNS yang bersangkutan tidak melaporkan LHKPN dan/atau LHKASN.

“Apabila dalam jangka waktu yang ditentukan belum melaporkan LHKPN maka TPP tidak dibayarkan di bulan berikutnya,” tegas Siswanta. (*)

Topik berita Terkait:
  1. BKPSDMD Makassar
  2. Pemkot Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca