BI Sulsel Siapkan Rp3,58 Triliun Uang Kartal Jelang Lebaran

Rabu, 05 Mei 2021 10:12 WITA Reporter : Makassarmetro
BI Sulsel Siapkan Rp3,58 Triliun Uang Kartal Jelang Lebaran Ilustrasi.

MAKASSARMETRO – Bank Indonesia (BI) Sulsel memproyeksi kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai atau uang kartal untuk Ramadan dan Idulfitri 1442 Hijriah ini mencapai Rp3,58 triliun. Nilai itu turun dari realisasi tahun lalu yang mencapai Rp3,59 triliun.

Besaran penyediaan uang tunai pada momen Ramadan dan Idulfitri tahun ini yang cenderung lebih rendah dibandingkan tahun lalu, didasari pertimbangan masih berlangsungnya pandemi Covid-19, aktivitas masyarakat yang masih terbatas, dan kebijakan larangan mudik.

Hal ini dipaparkan Kepala Perwakilan BI Sulsel, Budi Hanoto saat konferensi pers di Hotel The Rinra pada Senin (3/5/2021) lalu. “Ini (penyiapan uang kartal) penting karena di masa pandemi dan meskipun libur dibatasi, tapi ekonomi tetap bergairah apalagi di momen keagamaan,” jelas Budi.

Dia menguraikan, jika dilihat dari tren 2017 lalu, kebutuhan uang kartal mengalami kenaikan setiap tahun. Tapi terkontraksi sebesar 34,30 persen dengan realisasi turun menjadi Rp3,59 triliun pada tahun 2020 karena pandemi Covid-19. “Tren naik terus sampai 2019, tapi 2020 turun,” bebernya.

Realisasi uang kartal tahun 2020 di momen Ramadan dan Idulfitri 1441 Hijriah lalu yang terbesar ada di Kota Makassar, sedangkan yang terendah di Kota Palopo. “Realisasi tahun lalu Rp3,59 triliun. Yang terbesar pasti di Kota Makassar, terendah di Palopo,” urainya.

Layanan penukaran uang rupiah kali ini akan bersinergi dengan perbankan melalui loket penukaran di kantor-kantor cabang yang berada di wilayah Sulsel.

Dengan mempertimbangkan perkembangan Covid-19 dan aspek protokol kesehatan masyarakat, layanan penukaran uang rupiah dilaksanakan melalui perbankan, termasuk pada empat wilayah kas titipan yaitu Parepare, Palopo, Bone, dan Bulukumba dengan nilai total uang layak edar di semua pecahan yang disediakan sebesar Rp235,39 miliar.

Layanan penukaran uang pecahan dan operasional Bank Indonesia lainnya akan berlangsung secara normal menjelang libur hari raya Idulfitri, dan akan sementara tidak beroperasi pada tanggal 12 sampai 14 Mei 2021. (*)

Topik berita Terkait:
  1. BI Sulsel
Berikan Komentar
Komentar Pembaca